Kisah Tempayan yang Retak

February 13, 2007

Kisah Tempayan yang Retak Pada suatu daerah di kaki bukit yang hijau dan sejuk, ada seorang tukang air yang begitu tekun bekerja mengambilkan air kepada tuannya….. Seorang tukang air memiliki dua tempayan besar, masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawa menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak, sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak. Jika tempayan yang tidak retak itu selalu dapat membawa air penuh setelah perjalanan panjang dari mata air ke rumah majikannya, tempayan itu hanya dapat membawa air setengah penuh. selama dua tahun, hal ini terjadi setiap hari, si tukang air hanya dapat membawa satu setengah tempayan air ke rumah majikannya. Tentu saja si tempayan yang tidak retak merasa bangga akan prestasinya, karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna. Namun si tempayan retak yang malang itu merasa malu sekali akan ketidaksempurnaannya dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberikan setengah dari porsi yang seharusnya dapat diberikannya. Setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, tempayan retak itu berkata kepada si tukang air, "Saya sunggh malu pada diri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf kepadamu." "Kenapa?" tanya si tukang air, "Kenapa kamu merasa malu?" "Saya hanya mampu, selama dua tahun ini, membawa setengah porsi air dari yang seharusnya dapat saya bawa karena adanya retakan pada sisi saya telah membuat air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita. Karena cacatku itu, saya telah membuatmu rugi." Kata tempayan itu.

Si tukang air merasa kasihan pada si tempayan retak, dan dalam belas kasihannya, ia berkata, "Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan." Benar, ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan dan itu membuatnya sedikit terhibur. Namun pada akhir perjalanan, ia kembali sedih karena separuh air yang dibawanya telah bocor, dan kembali tempayan retak itu meminta maaf pada si tukang air atas kegagalannya. Si tukang air berkata kepada tempayan itu, "Apakah kamu memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu tapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayan yang lain yang tidak retak itu? Itu karena aku selalu menyadari akan cacatmu dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu, dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu. Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghias meja majikan kita. Tanpa kamu sebagaimana kamu ada, majikan kita tak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang." Setiap dari kita memiliki cacat dan kekurangan kita sendiri. Kita semua adalah tempayan retak. Namun jika kita mau, Tuhan akan menggunakan kekurangan kita untuk menghias-Nya. Di mata Tuhan yang bijaksana, tak ada yang terbuang percuma. Jangan takut akan kekuranganmu. Kenalilah kelemahanmu dan kamu pun dapat menjadi sarana keindahan Tuhan. Ketahuilah, di dalam kelemahan kita, kita menemukan kekuatan kita.

Cofee

February 12, 2007

Awal Mula Kopi Tumbuhan kopi ditemukan oleh seorang Sufi Ali Bin Omar dari Yaman. Ia merebus kopi sebagai obat penyakit kulit dan obat-obatan lainnya. Sehingga pada waktu itu kopi mendapat tempat terhormat di kalangan masyarakat negeri itu. Dari khasiat kopi tersebut akhirnya membawa kemakmuran bagi pemilik-pemilik kebun kopi, pengusaha kedai kopi, pedagang kopi, eksportir kopi, dan pemerintah di berbagai belahan dunia tanaman minuman beraroma khas itu ditanam. STOPS COMPLAIN!! Secangkir kopi bagi penggemarnya adalah sebuah awal dari segalanya. Bukan berlebihan atau mengada-ada, tapi memang faktanya demikian. Dalam sehari mungkin penggemar kopi bisa menghabiskan bergelas-gelas kopi, pagi, siang, sore, dan malam hari. Kurang nikmat atau bahkan kurang afdol rasanya sebelum meneguk secangkir kopi sebelum memulai aktivitas kita. Sebagai penggemar kopi, kita sering sekali mendengar banyak orang membicarakan tentang efek negatif dari mengkonsumsi kafein yang ada dalam kandungan kopi – koran, majalah, tabloid, dll. Tapi sebenarnya kalau ada sisi negatif pasti ada juga dong sisi positif-nya? !! Biar sama-sama tahu dan tidak memojokkan para penggemar kopi, serta tidak membuat orang-orang yang ingin sekali merasakan kenikmatan secangkir kopi berpikir dua kali karena terlalu banyak efek negatif yang mereka dengar sampai akhirnya takut untuk merasakan. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa dinikmati para penggemar kopi : • Kafein yang terkandung didalam kopi adalah zat kimia yang berasal dari tanaman yang dapat menstimulasi otak dan sistem saraf. Kafein tergolong jenis alkaloid yang juga dikenal sebagai trimetilsantin. Selain pada kopi, kafein juga banyak ditemukan dalam minuman teh, cola, coklat, minuman berenergi (energy drink), cokelat, maupun obat-obatan. • Kafein membantu Anda untuk bisa berpikir lebih cepat. Cobalah mengkonsumsi kopi 15 menit atau 30 menit sebelum Anda melakukan wawancara pekerjaan atau memberikan presentasi pada atasan. Hasilnya mungkin akan cukup lumayan, karena kafein yang terdapat pada kopi atau teh terbukti mampu memberikan ’sinyal’ pada otak untuk lebih cepat merespon dan dengan tangkas mengolah memori pada otak. • Kafein mencegah gigi berlubang. Cobalah untuk meminum secangkir kopi hangat sesaat setelah Anda mengkonsumsi cookies, cake coklat yang lezat, permen rasa buah atau sepotong roti manis. Joe Vinson, PhD. dari University of Scranton menjelaskan bahwa kafein yang terdapat dalam minuman ini ternyata sangat tangguh memberantas bakteri penyebab gigi berlubang. • Kafein mengurangi derita sakit kepala. Penelitian menemukan kafein yang terdapat dalam kopi atau teh (dalam jumlah tertentu) sanggup menolong mengobati sakit kepala. Menurut Seimur Diamond, M.D., dari Chicago ’s Diamond Headache Clinic. Penderita migrain dalam kategori ringan dapat disembuhkan dengan secangkir kopi pekat atau secangkir black tea. Jadi, sebelum mengkonsumsi obat cobalah dulu sembuhkan sakit kepala Anda dengan minuman berkafein. • Kafein bisa melegakan napas penderita asma dengan cara melebarkan saluran bronkial yang menghubungkan kerongkongan dengan paru. • Kafein dapat membuat badan tidak cepat lelah, bisa melakukan aktifitas fisik lebih lama, di perkirakan karena kafein membuat "bahan bakar" yang dipakai otot lebih lama. • Kafein bisa meningkatkan rasa riang, membuat kita merasa lebih segar dan energik. • Perempuan yang minum dua cangkir kopi atau lebih per hari dapat mengurangi risiko terkena pengeroposan tulang (osteoporosis) . • Kopi dapat meningkatkan penampilan mental dan memori karena kopi dapat merangsang banyak daerah dalam otak yang dapat mengatur tetap terjaga, rangsangan, mood dan konsentrasi. Penelitian di Universitas Arizona ditemukan bahwa orang dewasa yang minum kopi sebelum test memori menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding mereka yang minum kopi tanpa kafein. • Kafein dapat menangkal radikal bebas dan menghancurkan molekul yang dapat merusak sel DNA. • Kafein juga melindungi jantung dan kanker. • Untuk mengurangi risiko pengidapan diabetes mulailah meminum kopi. Seseorang yang minum kopi lebih dari enam cangkir sehari berisiko rendah terserang diabetes dibanding dengan orang yang tidak minum kopi sama sekali. Demikian simpulan sebuah riset skala besar yang dilakukan pada 80 ribu orang selama 18 tahun di AS. • Parkinson jarang ditemukan pada orang yang minum kopi secara teratur. Sebuah riset menyimpulkan penyakit ini justru ditemukan pada pria yang tidak minum kopi tiga kali lebih banyak daripada pria penikmat kopi. • Minum kopi membuat sperma "berenang" lebih cepat dan mampu meningkatkan kesuburan pria. Hal ini diumumkan para ilmuwan Brasil dalam pertemuan "American Society for Reproductive Medicine" di San Antonio , dimana pembicaraan utama berkisar pada efek obat-obatan terhadap kesuburankaum adam Zodiak Kopi Konon, ada sebuah mitos yang mengatakan bahwa khasiat kopi akan terasa di dalam tubuh jika pilihan racikannya sesuai dengan zodiak. Ini bukan horoskop, sekedar wawasan bahwa kopi begitu beragam karakternya, sampai-sampai dianggap kopi memiliki zodiac sendiri. Aries – Pemilik zodiak ini dianggap memiliki sifat `sedikit’ keras dan selalu ingin menjadi yang terdepan. Nah, kopi yang cocok dengan sifat keras Aries adalah Triple espresso, aroma dan rasanya yang kuat kiranya cocok dengan sifat keras. Taurus – Si Taurus konon memiliki sifat sederhana dan bersahaja. Sesungguhnya sifat ini lebih berharga dari apapun di dunia ini. Itulah mengapa Cappucino dengan aroma klasik paling cocok untuk memenuhi seleranya. Gemini – Warga Gemini memiliki daya pikat yang luar biasa bagi orang lain, selalu membutuhkan teman dan pendapat dari orang lain. Gemini membutuhkan kopi yang bersifat menenangkan. Untuk Gemini, jatuhkan pilihan pada jenis Caffe Latte. Cancer – Tenang dan menyenangkan, itulah Cancer! Kopi yang paling cocok bagi zodiak ini adalah Coffee with Mochaatau tambahkan kopi dengan sedikit cokelat. Leo – Pribadi dengan segudang argumen, memiliki banyak cara untuk mendapatkan keinginannya. Hari-hari si Leo makin `hidup’ dengan ditemani secangkir Caramel Macchiato. Virgo – Sifat khas Virgo ialah memiliki tingkat ketelitian yang sangat tinggi, jadi paling cocok dengan Caffe Americano dalam gelas regular dan jangan tambahkan bahan lainnya. Libra – Zodiak ini ini seringkali digambarkan mudah melupakan `pertimbangan’ dalam setiap tindakan. Hati-hati karena ini akan membahayakan! Untuk mendapatkan keseimbangan, kopi yang cocok bagi zodiak ini adalah Cafe au Lait. Scorpio – Konon memiliki rasa percaya diri yang cukup bagus, jarang merasakan penolakan dari dirinya sendiri. Kopi yang cocok bagi tipe ini adalah kopi yang menurutnya memiliki ’sensualitas’ tinggi. Jenisnya dapat dipilih sesuai dengan seleranya, asalkan citarasa dan aromanya cukup tajam. Sagitarius – Caramel Latte yang beraroma lembut menggoda sangat cocok dengan Sagitarius. Ini sesuai dengan sifatnya yang selalu ingin terlihat menawan, apalagi buat lawan jenisnya. Capricorn – Selalu terlihat simpel dan tidak menyukai hal-hal yang rumit, paling cocok dengan kopi Espresso (bukan double atau triple). Nikmati kopi ini dalam suasana santai setelah menyelesaikan pekerjaan berat di kantor. Efek menenangkan milik Ekspresso sangat terasa. Aquarius – Aquarius katanya memiliki sifat sosial yang tinggi. Tampaknya, minuman yang mengandung kafein tidak terlalu penting baginya. Bisa jadi, raspberry tea lebih menarik minatnya. Pisces – Suatu hari, si Pisces akan meninggalkan kopi dan beralih pada minuman yang lebih menyehatkan, seperti Teh Cina. Teh cocok sekali dengan sifat `kalem’ dan memiliki kesiapan penuh menyongsong masa depan. Kopi memang beragam sampai dikait-kaitkan dengan Zodiac Coffee segala. Tidak ada hubungannya dengan horoskop, hanya menunjukkan bahwa setiap citarasa kopi memang punya karakter khusus, beragam seperti yang meminumnya. Terkadang sesuatu yang berlebih memang tidak baik. Tetapi itu bukan alasan untuk tidak mengkonsumsinya. So, bagi kalian penggemar kopi, sekarang tidak perlu kawatir lagi kan?!!Dan bagi kamu-kamu yang tadinya anti dengan kopi, tidak ada salahnya untuk mencoba

Oleh Sus Woyo Hujan rintik-rintik tiba-tiba mengguyur kawasan kampus di kota saya. Saya bergegas masuk ke sebuah warung bubur langganan para mahasiswa di depan fakultas teknik sebuah PTN. Di sudut warung tersebut, seorang lelaki berkumis sedang begitu santai menikmati segelas kopi dan sebatang rokok kretek. Saya duduk tak begitu jauh darinya. Ketika hujan mulai lebat, laki-laki itu memarkir sepeda untanya lebih dekat ke warung tersebut, agar tumpukan kardus dan kantong semen tidak basah. Setelah sebelumnya dengan amat sopan dia meminta izin kepada si pemilik warung bubur. Ia memperkenalkan dirinya kepada saya sebagai seorang pemulung, dan di samping menjadi tukang pemungut barang-barang bekas, ia kadang juga memanfaatkan sedikit keahliannya sebagai seorang pemijat. Ia bercerita panjang lebar tentang sejarah hidupnya. “Mas, ” katanya kepada saya. “Beberapa waktu lalu, saya ini ditawari suatu pekerjaan dengan gaji sehari empat ratus ribu rupiah, diberi fasilitas motor baru, handphone sekaligus pulsanya sekalian. Tapi saya menolak pekerjaan itu.” Saya sempat terbelalak mendengar penuturannya. Dengan perasaan yang masih heran, saya mencoba bertanya lagi. “Pekerjaan seperti apakah itu pak, kok begitu menggiurkan dan bapak sendiri menolaknya.” “Kurir sabu-sabu, ” jawabnya bersemangat. “Lebih baik usus saya nempel di perut karena lapar daripada harus menjadi bagian dari pekerjaan haram. Saya lebih mulia menjadi seorang pemungut kardus dan kantong semen daripada ke empat anak saya makan barang tidak halal.” Saya makin serius mendengarkan kalimat-kalimat indah yang meluncur dari sosok yang amat sederhana ini. Ia juga bercerita panjang lebar tentang situasi dan kondisi kontemporer. Tak ketinggalan ia juga bicara soal musibah yang seolah tak kan pernah berhenti mengguncang negeri ini. Sekali-sekali terdengar juga ia mengkritisi tingkah polah manusia pada umumnya. Tak hanya pemimpin, dan kaum cerdik pandai yang ia kritisi, tapi rakyat jelata seperti kamipun tak lepas dari kritikannya. Ia tampak menyesal sekali ketika melihat di ibukota negara, -yang kata dia- adalah tempat berkumpulnya orang-orang pinter, orang-orang yang gelar akademiknya sampai satu meter, tapi kenapa dalam menangani flu burung saja, mesti unggasnya yang dibantai? Ia mengajak kami untuk mempelajari hadits Nabi tentang lalat yang beracun. “Ketika lalat itu masuk ke dalam minuman, dan hanya satu sayapnya saja yang tenggelam, maka Nabi memerintahkan agar meneggelamkan sayap yang satunya lagi. Sebab di sayap yang satu itu ada penawar racun.” Ujarnya bersemangat. “Barangkali, dalam tubuh unggas itu justru ada penawar untuk flu burung.” Tambahnya, sambil menghimbau para pakar kesehatan dan peternakan untuk lebih intensif lagi meneliti tentang hal ini. “Lantas, ” tanya saya. “Menurut bapak, solusi apakah yang paling tepat untuk mengatasi negri yang makin hari makin parah ini.” “Tak ada lain Mas, kecuali kita harus cepat-cepat bertaubat kepada-Nya. Kita harus membuka kembali kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada kita.” Saya hanya tersenyum sambil melihat wajah bersih laki-laki yang seolah begitu nikmat menjalani hidup ini, walaupun hanya berkendaraan sepeda unta yang tua dan pekerjaannya hanya menjadi tukang pungut kardus dan kantong semen. Saya, pemilik warung bubur yang asli Kuningan, dan seorang mahasiswa yang sedang melahap bubur, terangguk-angguk diberi mata kuliah dari seorang pemulung sederhana itu. Saya sebenarnya ingin lebih lama lagi berbincang dengan dia, sayang waktu makin merambat sore. Saya makin rindu saja dengan sosok sederhana yang ternyata sarat ilmu kehidupan itu.

Pesankan Aku Neraka…..

February 5, 2007

Sebuah kisah dimusim panas yang menyengat.
Seorang kolumnis majalah Al Manar
mengisahkannya…
Musim panas merupakan ujian yang cukup berat.
Terutama bagi muslimah, untuk tetap
mempertahankan pakaian kesopanannnya.

Gerah dan
panas tak lantas menjadikannya menggadaikan
akhlak. Berbeda dengan musim dingin, dengan
menutup telinga dan leher kehangatan badan bisa
dijaga. Jilbab bisa sebagai multi fungsi.Dalam sebuah perjalanan yang cukup panjang,
Cairo-Alexandria; di sebuah mikrobus. Ada
seorang perempuan muda berpakaian kurang layak
untuk dideskripsikan sebagai penutup aurat.
Karena menantang kesopanan. Ia duduk diujung
kursi dekat pintu keluar.

Tentu saja dengan cara pakaian seperti itu
mengundang ‘perhatian’ kalau bisa dibahasakan
sebagai keprihatinan sosial. Seorang bapak
setengah baya yang kebetulan duduk disampingnya
mengingatkan. Bahwa pakaian seperti itu bisa
mengakibatkan sesuatu yang tak baik bagi
dirinya. Disamping pakaian seperti itu juga
melanggar aturan agama dan norma kesopanan.

Tahukah Anda apa respon perempuan muda tersebut?
Dengan ketersinggungan yang sangat ia
mengekspresikan kemarahannya. Karena merasa
privasinya terusik. Hak berpakaian menurutnya
adalah hak prerogatif seseorang.

"Jika memang bapak mau, ini ponsel saya. Tolong
pesankan saya, tempat di neraka Tuhan Anda!!
Sebuah respon yang sangat frontal.
Dan sang bapak pun hanya beristighfar. Ia terus
menggumamkan kalimat-kalimat Allah.

Detik-detik berikutnya suasanapun hening.
Beberapa orang terlihat kelelahan dan terlelap
dalam mimpinya. Tak terkecuali perempuan muda
itu. Hingga sampailah perjalanan dipenghujung
tujuan. Di terminal akhir mikrobus Alexandria.

Kini semua penumpang bersiap-siap untuk
turun. Tapi mereka terhalangi oleh perempuan
muda tersebut yang masih terlihat tertidur. Ia
berada didekat pintu keluar. "Bangunkan saja!"
begitu kira-kira permintaan para penumpang.

Tahukah apa yang terjadi. Perempuan muda
tersebut benar-benar tak bangun lagi. Ia menemui
ajalnya. Dan seisi mikrobus tersebut terus
beristighfar, menggumamkan kalimat Allah
sebagaimana yang dilakukan bapak tua yang duduk
disampingnya.

Sebuah akhir yang menakutkan. Mati dalam keadaan
menantang Tuhan. Seandainya tiap orang
mengetahui akhir hidupnya….
Seandainya tiap orang menyadari hidupnya bisa
berakhir setiap saat…
Seandainya tiap orang takut bertemu dengan
Tuhannya dalam keadaan yang buruk…

Seandainya tiap orang tahu bagaimana kemurkaan
Allah…
Sungguh Allah masih menyayangi kita yang masih
terus dibimbing-Nya.
Allah akan semakin mendekatkan orang-orang yang
dekat denganNYA semakin dekat.

Dan mereka yang terlena seharusnya segera
sadar…
mumpung kesempatan itu masih ada.