Trick edit registry untuk continous sms delivery report

Waktu itu saya pernah sampaikan link yang berkaitan dengan delivery report. Tetapi ternyata menurut beberapa rekan yang mencoba hasilnya tidak stabil.

Setelah kutak-katik sana-sini akhirnya saya menemukan cara untuk membuat pengiriman SMS yang selalu disertai delivery report. Kali ini saya sudah coba dan sejauh ini belum ada masalah.

 

Buat yang ingin mencoba, caranya adalah sebagai berikut:

- Buka registry, HKCU\Software\Microsoft\Inbox\Settings

- Buat DWORD Value dan isikan dengan

    - Name                : SMSDeliveryNotify

    - Base                 : Dec

    - DWORD Data    : 1

- Akan ada error message “Destination value name already exists.” Klik OK saja (saya memakai Resco Explorer 5.12)

- Selesai, coba kirim SMS

Untuk men-disable bisa dilakukan dengan cara:

- Hapus semua DWORD Value yang anda buat

atau

- Ubah nilai DWORD Data menjadi 0

 

PERINGATAN

 

- Bermain dengan registry dapat berakibat fatal

- Selalu lakukan full backup sebelum anda melakukan sesuatu

- Saya tidak bertanggung jawab apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada device anda

Cheers,

Wawan

Upgrade ROM

July 16, 2006

Trick untuk Upgrade ROM sendiri,

Walaupun agak tricky, saya sudah coba upgrade 2 device dan berhasil. Keseluruhan proses memakan waktu sekitar 15 menit. Jadi silakan di coba sendiri dan dikutak-katik. Siapa tahu kita bisa “masak” sendiri seperti yang banyak dilakukan oleh pengguna X**.

 

Hal-hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:

1. Pastikan anda menggunakan sumber listrik dan bukan baterai

2. Jangan menghentikan/menginterupsi proses yang sedang berlangsung

3. Backup dahulu data-data anda

 

Adapun caranya adalah sebagai berikut

1. Letakkan device di cradle (belum coba pakai sync. cable)

2. Pastikan pilihan USB connection di Active Sync. DIHILANGKAN (kalau masih tercentang tidak akan mau jalan)

3. Jalankan file exe dan tunggu sampai selesai

4. Apabila ada error message “Invalid HWID…….”, lakukan soft reset dan ulangi kembali

5. Apabila langkah 4 tidak berhasil, lakukan hard reset dan ulangi kembali

6. Apabila langkah 4 dan 5 tidak berhasil, masuk ke bootloader mode

    - Tekan dan tahan tombol Contacts dan tombol Inbox

    - Tekan tombol Soft Reset dan lepas

    - Lepas kedua tombol yang lain

    - Pastikan di welcome/opening screen (yang ada simbol hp), ada tulisan BL di kanan bawah (di atas ROM version)

7. Ulangi kembali

 

Catatan: Untuk melakukan normal booting anda cukup menekan tombol soft reset seperti biasa.

Step by step setting connect internet PC via cradle, by Chris.

1. Masuk Ke Setting terus ke Connections

2. Pilih Connnections (gambarnya komputer dengan banyak device)

3. Kemudian di My Home network pilih Edit My Proxy Server

4. Kasih tanda conteng di pilihan ‘This network connects to the internet’.

5. Soal proxy server(i.e. server yang mengatur lalu lintas keluar masuk data dari internet ke komputer user vice versa ->artian singkatnya, di google banyak kalo mau ^^) ini tergantung dari jaringan ISP teman teman sekalian tapi memang biasanya ada.

Misalnya saya memakai layanan cable cbn. Cbn memiliki proxy server. Kemudian di tulisan ‘This network uses proxy a proxy server to connect to internet’ saya tulis Proxy server: proxy.cbn.net.id

Untuk yang di perkantoran bisa tanyakan kepada network adminnya soal proxy servernya. Pasti tahu. Ndak mungkin ndak tahu. Kalo ndak tahu, wah perlu dipertanyakan tuh apa bener network admin

Browse ke PC lewat Bluetooth, by Nabely M. :

Waktu handshake dengan USB bluetoothnya PC, kita pilih service untuk network access. 
Sebelum browsing, kita juga harus samakan IP Address.  Klik Network Connections di PC, lalu klik-kanan -> properties di Bluetooth Network (berlaku sama dengan WiFi tetapi yang kita atur koneksi yang bernama Wireless Network)lalu double klik Internet Protocol (TCP/IP) dan set IP addressnya menjadi seperti 192.168.y.xxx (x adalah 0-255 dan y biasanya 0 atau 1). Subnet mask menjadi 255.255.255.0 dan klik OK.

Kemudian di iPAQ 6365 kita, goto Start->Settings->Connections->Connections lalu pilih halaman Advanced->Network Card. Tap Bluetooth PAN User Driver dan samakan tipe IPnya tapi xxxnya ga boleh sama.

Setelah itu ya sama seperti jaringan komputer (LAN) biasa saja, tinggal di share kemudian bisa di browse lewat PDA.

Cara browsenya bisa pake Resco File Explorer atau File Explorer bawaan.  Kalo pake File Explorer, kita tinggal tap tombol Open di bawah kiri lalu masukkan nama komputer anda (lihat/ganti nama komputer propertiesnya My Computer/System Properties) diawali dengan dua ‘\’.  Seperti \\Server atau \\KomputernyaBudi.

Kalo di Resco, tap tombol yang ada di bagian kanan bawah di sebelah tombol Infra Red (Beam File).  Lalu pilih

Map Drive

.  Prinsipnya sama dengan Network Drive mapping jadi kita tidak bisa mapping ke \\NamaComputer  tetapi harus ke \\NamaComputer\NamaShareFolder seperti \\Server\Games atau \\komputerSaya\My Music.

Trik di atas berlaku sama bila melalui koneksi Ad-Hoc WiFi.

Ingat:
PC tidak bisa berbalik browse isi file PDA.  PDA tidak pernah terhubung dengan Network neighbourhood, jadi kalo di PC kita view Workgroup Computer di PC, tidak akan ada PDA kita tertera di situ.

Kalo kita mau internetan menggunakan internetnya PC di PDA, kita handshake dulu dengan PC, lalu pilih Serial Port (kalo ga salah, gw lupa) dan PC konek ke internet, otomatis akan ada pesan di PDA "This Network Connects Me To" pilih aja the Internet.

Kalo dial-up connectionnya di share (klik-kanan properties di koneksinya di Network Connections lalu centhang semua yang ada di halaman Advanced di bagian "Internet Connection Sharing") maka PC bisa otomatis konek ke internet jika PDA kita request internet connection lewat Bluetooth.
Selamat mencoba!

Trick Sync, by Nabeli :

Begini, saya menemukan suatu trik yang unik:

Pernah ga kalian menemui suatu computer yang sudah terhubung dengan internet, lalu anda mendownload program dari internet buat PDA namun tidak menginstallnya karena anda tidak bawa datacable?

Begini, kasusnya waktu itu adalah saya menemui sebuah laptop berwifi dan terhubung ke internet.  Karena waktu itu saya sudah mendownload beberapa program PDA (dari #pocketwarez @ EfNet) saya lantas bingung bagaimana installnya ke PDA.  Akhirnya saya mendownload ActiveSync, namun jika AS baru saja diinstall dan belum ada known partnerships,

dia tidak akan mengenali iPAQ 6365 jika kita beusaha connect wirelessly (Bluetooth or Wifi).  Seperti yg tertera di link yang Bung Zainul kirim, requirementnya adalah previous partnerships dengan PDA yg sama menggunakan data cable.

Tetapi di sini kasusnya adalah tidak membawa data cable.  Lantas bagaimana caranya?

Kebetulan di rumah saya melihat lagi di PC saya (yang tentu sudah pernah terhubung dengan PDA saya melalui USB Crade).  Ketika saya perhatikan di Registry (ketik run -> Regedit). Saya perhatikan bahwa informasi tentang partnerships tersimpan di:

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows CE Services]

Kita dapat ‘trick the laptop’ dengan export key tersebut (File ->Export) lalu menyimpannya dalam PDA kita atau disket/UFD.

Kemudian, pada komputer target (sang laptop) kita bisa mentransfer file *.reg yg telah kita buat tadi dengan menggunakan iRDA (biasanya laptop berwifi sudah punya iRDA) atau menggunakan disket/UFD.

Double click file *.reg dan klik ‘Yes’.  Lalu secara otomatis di ActiveSync laptop akan tercatat partnership dengan PDA anda layaknya di PC rumah anda.  Setelah itu establish wifi connection yg sudah diajarkan dalam link dari bung Zainul dan sync menggunakan cara yang sama pula.

Biasanya untuk Sync information, akan muncul pesan Synchronization Error.  Tidak apa2.  Toh kita tidak berniat Sync info, yg penting bisa explore device dan install program dari situ.

Selamat mencoba!

Teknik Active Sync via USB Bluetooth :

Activesync via BT sudah berhasil belum? Kalau belum saya coba bantu ya …..
Dengan asumsi USB BT sudah terpasang dan drive USB BT sudah terinstall dengan baik, lakukan step berikut:
*** Jalankan di PC
1. synchronize Activesync via USB cradle
2. Lepas USB cable dan pasang USB BT
3. Click kanan pada icon BT, pilih advance configuration
4. Masuk ke tab Accessibility, cek option "Let Other BlueTooth device discover this computer".
5. Masuk ke tab Service, Periksa service "Bluetooth serial port" harus started dan diarahkan ke COM7.
6. Jalankan activesync, click File | Connection Setting, cek option "Allow serial cable or infrared connection to this COM port", arahkan ke COM7 atau serial port yang sesuai di registrasi BT.
*** Jalankan di iPAQ
7. Activekan bluetooh  select ke "ON".
8. Masih di menu bluetooth, pilih Menu | Add Device, tunggu proses discovering beberapa saat sampai nama komputer muncul di daftar "Select device"
9. Setelah nama komputer muncul, sorot ke nama komputer tsb dan click Add.
10. Masukan PIN Code, misalnya 123
11. Perhatikan icon BT pada kanan bawah sesaat berubah warna menjadi hijau tanda menerima sinyal di BT di iPAQ. Double click icon BT, kemudian masuk PIN Code yg sama spt pada step 10 yaitu 321.
12. Mungkin di iPAQ anda akan muncul konfirmasi "This bluetooth device support headset profile", jawab NO
13. Sekarang kita coba synchonize via BT, masuk ke menu ActiveSync kemudian pilih menu | connect via Bluetooth.
14. Jika nasib anda mujur icon BT di PC akan kembali berwarna hijau. Double click icon tsb kemudian click OK untuk konfirmasi dan si hijau activesync berputar spt biasa.
15. :-)
Selamat mencoba,

Tips ActiveSync pake BT Dongle, by Ardy :

Ternyata simple sekali, syaratnya PC dan iPAQ nya di ‘Paired’ dulu ya.

Step2xnya:

1. Aktifkan Ms. ActiveSync di PC

2. Masuk Ke Connection Setting, Pilih (tick) ‘Allow Serial Cable or InfraRed Connection to This COM Port:

3. Pilih salah satu COM port yg available (standardnya COM4)

4. Klik OK

Setelah itu kita harus setting di iPAQ6365, sbb:

1. Masuk ke iPAQ Wireless

2. Nyalakan BlueTooth

3. Masuk ke Manager. Pilih menu ‘New’ lalu pilih ‘ActiveSync via Bluetooth’.

4. Ikuti petunjuknya, secara otomatis iPAQ akan discover services yg disediakan.

5. Voila…. connected.

Jika memakai "PocketController", sbb:

1. Masuk ke menu ‘Tools –> Configure’

2. Pilih ‘New Connection…’

3. Isi ‘Connection Name’ dgn nama yg diinginkan

4. Pilih ‘Device Manufacturer’ dgn ‘HP(Compaq)’

5. Pilih ‘Device Type’ dgn ‘iPAQ 6315′

6. Pilih ‘Connection Type’ dgn ‘ActiveSync (Serial)’

7. Pilih ‘OK’

8. Setelah itu tinggal connect saja.

Selamat Mencoba.

~ Ardy ~

How to access Internet via ActiveSync, by Julius :

You can use the O2 Xda II to access the Internet though ActiveSync, if your PC have access to Internet.

Connect ActiveSync with your PC. No matter using USB, Serial, Bluetooth or Infra Red.

When you tap in the network signal icon, you will see “The Internet    PC connection”

Now when you run Pocket IE, you are using the ActiveSync connection instead of the GPRS connection

Surfing via iPAQ lewat bantuan koneksi internet PC yg ada Bluetooth dongle, by Indra Gunawan :

1. Pastikan udah bisa sync dng activesync via bluetooth.

1.a kalau belum bisa, harap lakukan activesync dng bluetooth dulu sebelum ke step berikutnya

2. Buka Configure Network Adapter (gue sich buka via wifi setting)

3. Nah trus pilih Bluetooth PAN User Driver

4. Kalau di Kompie gue, krn di kantor pakai static IP, jadinya gue masukin buat si ipaq IP dari Ip static. (harus satu network sama di kompie)

5. Masukkan Subnet Masknya juga (subnet mask ) hrs sama sama di kompie

6. Default gateway, gateway dari si Modem. Krn gue pakai ADSL, otomatis tuh modem gue jadikan gateway, mungkin bisa juga di isi dng proxy

7. DNS gue kosongin.

Nah cara pakainya…

di bluetooth manager , pilih my shortcut, trus pilih active sync

nah setelah konek dng activesync

tinggal jalanin PIE atau netfrontnya…

selesai dech.

Setting POP3 Gmail di iPAQ, by Goenks :

Setting POP3 Gmail..lebih asik install Profimail aja dulu..hehehe…asik2 ngomporin orang aja nih.. Tapi kalo mo dari menu inbox juga boleh kok, ini settingnya :

Inbox>account>new account>enter gmail address>next>biarkan auto configuration berjalan dengan otomatis connect GPRS>setelah completed disconnect GPRS>next>ketikkan nama anda,username (alamat gmail lengkap), password>next>Kalau mau ganti nama account dari POP3 ke nama anda misalnya>next>ketik incoming mail : pop.gmail.com, outgoing mail :

smtp.gmail.com, domain kosongkan aja>option>box connect and check for messages every dkosongkan saja (supaya tidak otomatis konek ke GPRS), box connection pilih ‘The Internet’>next>box outgoing email server requires authentication di centang, box requires SSL Connection dkosongkan, box only display messages from the last dicentang dan diisi terserah anda (saya 2days)>next> plih mana yang anda mau : get messages header only/get full copy of messages (yang ini bikin GPRS bengkak), box include kalau saya cukup dcentang dan diisi 10k>Finish

Untuk setting di Profimail kurang lebih sama..

Setting GPRS IPAQ 6365

July 16, 2006

Setting GPRS IPAQ 6365

1.       Masuk ke menu utama tampilan ‘ Windows’

2.       Polih ‘Start’ yang ada di pojok kiri atas

3.       Pilih ‘Setting’

4.       Di menu setting, pilih ‘ Connection ‘

5.       Pilih ‘ GSM / GPRS Settings ‘

6.       Isi data berikut:

7.       Country (

Indonesia

)

8.       Operator ( Pilih salah satu operator yang digunakan), jika tidak ada pilih ‘ Create a connection ‘

9.       Pilih country (

Indonesia

)

10.   Enter the connection name:

T-Sel : Telkomsel

IM3 : M3-GPRS

XL : XL-GPRS

Matrix : Sat-gprs

      Klik Next

11.   Select the network to use ( GPRS Connection ), klik Next

12.   Isi configuration of your GPRS connection :

13.   APN:

T-Sel : Telkomsel

IM3 : www.indosat-m3.net

XL : www.xlgprs.net

Matrix : Satelindogprs.com

14.   Name / Username :

T-Sel : wap

IM3 : gprs

XL : xlgprs

Matrix : ( kosongkan )

15.   Password :

T-Sel : wap123

IM3 : im3

XL : proxl

Matrix : ( kosongkan )

Klik Next

16.   Pilih static IP Address

17.   Masukkan IP address

T-Sel : 10.1.89.130

IM3 : 10.19.19.19

XL : 202.152.240.50

Matrix : 202.152.162.250

      Klik Next

18.   Pilih Dynamic DNS Address, klik Next

19.   Masukan service center number untuk sms, klik Next

20.   Masukan MMS center Address

T-Sel : MMS

IM3 : MMS-M3

XL : MMS-XL

Matrix : MMS Sat

21.   APN :

T-Sel : mms

IM3 : mms.indosat-m3.net

XL : www.xlmms.net

Matrix : mms.satelindogprs.com

22.   Name / username :

T-Sel : wap

IM3 : mms

XL : xlgprs

Matrix : satmms

23.   Password :

T-Sel : wap123

IM3 : im3

XL : proxl

Matrix : satmms

Klik ‘OK’ yang ada di pojok kanan atas.

24.   Isi WAP parameter

25.   IP Address :

T-Sel : 10.1.89.130

IM3 : 10.19.19.19

XL : 202.152.240.50

Matrix : 202.152.162.250

26.   Port ( 9201 )

27.   Klik ‘OK’ yang ada di pojok kanan atas.

Setting GPRS dan MMS with Matrix di HP 6365
1. Tap di kotak "G" di atas layar
2. Akan keluar warning message "Unrecognized SIM .." - Pilih "Yes"
3. Di tab Country pilih "

Indonesia

"
4. Tap tombol "Create a new connection"
5. Masukkan Account : Satgprs
6. Masukan APN : satelindogprs.com
7. Kosongkan User Name dan Password
8. Pilih "Next"
9. Pilih IP Static, Masukkan IP : 202.152.162.250
10. Kosongkan DNS
11.

Masukkan

SMS

Center

: +62816124
12.

Masukkan

MMS

Center

Address : Sat-MMS
13. Masukan APN : mms.satelindogprs.com
14. Masukan User ID : satmms
15. Password : satmms
16. Pilih "Next"
17. Masukkan IP Address untuk WAP : 202.152.162.88
18.

Masukkan

Port

: 9201
19. Finish.

Untuk GPRS sudah dicoba dan berjalan oke, tapi untuk saat ini ada kesulitan koneksi… Kayanya ada maintenance dari Satelindo.. Soalnya waktu tgl 12 Oct pagi-siang saya masih bisa konek GPRS, tapi waktu jam 11 malam sampai saat ini ngga bisa konek..
Saya pikir ada something wrong dengan 6365, tapi ternyata ketikan dicoba dengan kartu HALO (T-Sel) tidak ada masalah sama sekali…
Kalau sudah setting spt di atas, kemudian Bro ada Soft Reset ntar waktu detect GPRS Network
akan keluar message : "Unrecognized SIM. Do you want to configure your GPRS/GSM Setting ?" …

Cara Install dan Program yang wajib di install,

1. Instalasi software bisa di 3 tempat : Main Memory, iPAQ File Store dan Storage Card/SD Card (kalau udah beli)…

Beberapa software memang harus di install di Main Memory agar berjalan dgn lancar contohnya :

- Pocket Mechanic

- Pocket Plus

-

Battery

Pack Pro

- Smart Filter

- Photo Contacts

- World Mate Pro

- Journal Bar

- Pocket Controller

Biasanya software2 yang berhubungan dengan Layar Today harus diinstall di Main Memory..

Tapi bisa juga diinstall di iPAQ File Store… Misalnya :

- World Mate

- Memmaid

- Smart Filter

Jangan sekali2 menginstall software2 yang di atas ke dalam Storage Card/SD Card karena ketika iPAQ di Power Off kemudian di On kembali, kemungkinan terjadi hang… Hal ini disebabkan iPAQ memerlukan waktu sekitar 1-2 detik untuk membaca SD Card… Secepat apapun SD Card, tetap masih lebih cepat Main memory dan iPAQ File Store…

Software2 yang bisa diinstall di SD Card adalah software2 yang tidak berjalan secara realtime di Layar Today… Misalnya : Games atau software2 tambahan seperti : eWallet, FlexWallet, Converter, Calculator, Tweaks, dll…

Ini ABC-nya Pocket PC jadi harap mencatatnya..

2. Software2 bagus sudah banyak dibahas di forum, tinggal check saja archive nya…

Bagus

kan

ada 2 kategori : Bagus untuk dipakai dan bagus untuk dilihat… :)

3. Kalau jadi lelet iPAQnya, kamu baru install program apa? Biasanya yang bikin lelet itu

Battery

Pack Pro… Jangan diinstall deh, pakai saja Pocket Plus atau PowerLevel…

Tips hemat battery, iPAQ 6365

1. Set Infra Red Off

2. Set Standby Period 24 hours

3. Set Backlight Off on battery : 1 min

4. Set PDA Off on battery : 2-3 min

5. Set brightness kira2 75%

Kewajiban melindungi non-muslim di negeri muslim (tafsir QS At Taubah)Kajian Quran & Hadist

Bismillahirramanirrahim,
Menanggapi peristiwa serangan Bom di Bali yang kedua kalinya, di bawah ini saya kutipkan kiriman tulisan dari seseorang, yang mengatakan bahwa di dalam kitab Sahih Bukhary, terdapat sebuah Hadits yang secara eksplisit menegaskan kewajiban bagi Ummat Islam untuk melindungi keselamatan kaum non-Muslim yang ada di dalam “perjanjian damai”. Sebagai tambahan saya juga menyertakan kutipan terjemahan beberapa ayat dari surat At-Taubah.

Setidak-tidaknya sebelum adanya organisasi seperti PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) setelah Perang Dunia II, atau versi pendahulunya, Liga Bangsa-bangsa yang dibentuk setelah Perang Dunia I, umumnya tidak ada perjanjian multilateral yang mengikat sejumlah negara dalam suatu perjanjian tidak saling menyerang. Jadi aturan ‘universal’ yang berlaku sebelum itu, suatu negara “boleh saja” menyerang negara lain selama negara tersebut tidak terikat perjanjian damai dengan negara yang di serang - by default.

Meskipun kedengarannya seperti “hukum rimba” yang “biadab” atau “primitif”, praktek seperti di atas tidak saja di anut bangsa-bangsa di jaman antik (Yunani, Romawi), bahkan oleh Eropa di jaman modern pun (abad 19), prinsip itu lah yang dipraktek-kan. Sebagai satu contoh saja, permusuhan bebuyutan antara bangsa Inggris dan perancis yang telah berjalan hampir sepuluh abad baru berakhir setelah Napoleon dikalahkan di Waterloo, 18 Juni, 1815.

Sejak peristiwa penyerangan WTC di Newyork 11/9, 2001, sebagaimana yang kita lihat orang menyoroti, apakah betul, memang ada yang “salah” di dalam prinsip-prinsip moral yang diajarkan oleh Islam?

sudah jelas, bagi saya jawabannya adalah: tidak ada.

Sudah cukup sering kita (Muslim) melihat di Internet atau media massa, kalangan barat yang menyoroti *potongan-potongan ayat Al-Qur’an* yang dianggap “hostile”/memusuhi”, bahkan mendorong dilakukannya kekerasan terhadap non-muslim. Masalahnya, bagian-2 ayat Al-Qur’an tersebut - seperti yang sering terjadi - di “cuplik” secara “random” begitu saja dari Al-Qur’an - misalnya dari surat At-Taubah, kadang-2 bahkan hanya diambil 1 ayat yang dipandang paling “hostile” tanpa mengikut sertakan ayat-2 sebelum dan sesudahnya
yang memberi konteks lebih jelas mengenai ayat tersebut.

Salah satu isi pokok dari surat At- Taubah (surat ke-9 dari Al-Qur’an) adalah perintah agar kaum Muslim (waktu itu) memerangi kaum non-Muslim (waktu itu) karena mereka telah melanggar perjanjian. Jadi perintah memerangi itu ada sebabnya. Bahkan di ayat 7 surat ini secara eksplisit ada perintah agar Kaum Muslim berlaku lurus kepada pihak lain (kaum non Muslim) selama mereka juga berlaku lurus kepada kaum Muslim.

terjemahannya saya kutipkan di bagian bawah ini

It has been unfortunate, bahwa yang suka “mencuplik-cuplik” ayat-2 Quran secara “random” dan terlepas dari konteksnya itu bukan hanya kalangan non-Muslim tetapi juga oleh sebagian Muslim; sebagian mungkin, karena kekurang pahamannya; sebagian mungkin karena memang pengaruh “bias ideologi”.

Point kedua yang ingin saya ketengahkan adalah sering adanya pandangan - misalnya dari sebagian ahli orientalis - yang tidak proporsional mengenai sejarah Islam semasa kenabian Muhammad saw (lebih kurang 610-632 M). Sering digambarkan misi kenabian Muhammad saw ini penuh dengan *-misi-peperangan-*. Ini komentar yang tidak proporsional. Komentar yang lebih proporsional mungkin adalah seperti yang dikemukakan oleh Karen Armstrong, yang mengatakan bahwa masa tersebut merupakan kombinasi dari masa-masa damai dan masa-masa perang, silih berganti.

Dengan telaah yang lebih obyektif tidak akan sulit membayangkan bahwa, baik dengan atau tanpa munculnya agama Islam, wilayah di sekitar Jazirah Arab/Timur-Tengah memang merupakan salah satu wilayah yang politiknya labil, rawan konflik, dan rasanya wilayah yang labil semacam itu pada masa tersebut ada di banyak tempat.

Di tahun 600 an, wilayah Timur Tengah menjadi ajang persaingan 2 Superpower: Romawi Timur dan Persia. Ini masih ditambah dengan permusuhan antara suku-2/kabilah-2 Arab sendiri. Dengan melihat background semacam ini, kita akan lebih memahami bagaimana Nabi Muhammad saw pada waktu itu harus “deal” dengan kondisi tersebut.

Balik ke inti tulisan, jadi ajaran Moral Islam (bagi saya) mengenai hal ini sangat jelas, logis dan sederhana :

mendahulukan cara-cara damai dengan membuat perjanjian damai

kewajiban memenuhi perjanjian damai tersebut selama pihak yang lain juga mematuhinya

Dengan masuknya negeri-2 Muslim menjadi anggota PBB, maka berarti pemerintah-2 negeri-2 Muslim tersebut terikat dengan isi perjanjian/piagam PBB. Maka a.l. pemerintah-2 Muslim wajib melindungi warga negara mana saja (anggota PBB, termasuk non-Muslim) yang menjadi pendatang di negara mereka, selama mereka mematuhi hukum yang belaku.

Dengan asumsi bahwa pemerintah-2 negara-2 Muslim ini memang merupakan “representasi” dari rakyatnya, maka rakyatnya pun terkena kewajiban di atas, ikut melindungi (secara pasif) keselamatan warga asing di atas yang menjadi pengunjung di negaranya.

Dari sini sudah cukup jelas bagaimana Ummat Islam di negeri-2 Muslim anggota PBB harus bersikap. Dalam kasus serangan Bom di Bali yang kedua kali ini, prinsip-2 di atas tetap berlaku/hold, terlepas dari siapa-pun pelaku pengeboman tersebut.

Apapun agama pelaku/otak perbuatan di atas, tidak akan mengubah prinsip-2 mengenai kewajiban dan tanggung jawab di atas.

wassalam,

( i. h. muchtarom )

catatan:
——-
sudah tentu di dalam membuat posting ini kemungkinan besar saya juga tidak bisa terhindar “bias ideologi” yang saya anut, whatever it is. Tetapi khusus mengenai tafsir dari surat At-Taubah, rasanya yang saya paparkan di atas, insya Allah tidak jauh-jauh dari pemahaman sebagian besar Ulama selama ini. Hal ini juga bisa/mudah di cek di kitab-2 Tafsir yang menjadi rujukan banyak Ulama, misalnya Kitab Tafsir Djalalain, serta kitab Tafsir Al-Manar yang cuup lengkap memuat “Asbabun Nuzul: Latar belakang sejarah/kodisi yang menerangkan alasan turunnya suatu ayat Al-Qur’an.

Di lain pihak hadits sahih riwayat Imam Bukhary yang saya kutip dari mailing list lain di bawah ini, di mana dikatakan di situ, Nabi Muhammad secara eksplisit melarang orang Muslim membunuh orang Non-Muslim yang “ada dalam perjanjian” - terus terang baru saya dengar/baca kali ini.
kutipan dari mailing list lain:

Terlindunginya Kehormatan, Darah dan Jiwa Orang Asing (Kufar) di Negeri Muslim

Oleh : Abu Tauam Al Khalafy
Seorang muslim yang pergi ke negeri ? negeri kufar semisal Amerika Serikat atau negeri ? negeri di Eropa untuk belajar, berobat, tamasya dan lainnya maka kehormatannya, darahnya
dan jiwanya dilindungi oleh pemerintahan kufar di negerinya masing ? masing. Begitu pula sebaliknya orang ? orang asing/ kufar yang datang ke negeri muslim seperti Indonesia, Malaysia dan lainnya maka kehormatannya, darahnya dan jiwanya pun harus dilindungi oleh pemerintah muslim!

Hal ini terjadi karena antara pemerintah di negeri muslim telah mengadakan perjanjian keamanan dengan pemerintah di negeri kufar untuk saling melindungi warga negaranya masing masing ?

Orang asing/kufar seperti ini di dalam agama disebut sebagai kafir mu’ahad atau orang kafir yang dalam perjanjian.

Imam Bukhari dalam Kitab Shahihnya memberikan bab khusus tentang kafir mu’ahad ini yaitu Bab Berdosa bagi Orang yang Membunuh Kafir Mu’ahad Tanpa Kesalahan, lalu Imam Bukhari
meriwayatkan hadits berikut :

Dari Abdullah bin `Amr ra., Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa membunuh kafir mu’ahad (orang kafir yang dalam perjanjian) maka dia tidak akan mencium bau surga dan sesungguhnya bau
surga itu didapatkan dari (jarak) perjalanan 40 tahun”

Jika membunuh seorang kafir mu’ahad saja tidak dapat mencium bau surga lalu bagaimana jika yang terbunuh seorang muslim!

sumbangan artikel dari sdr. imuchtarom
________________________________________

TAFSIR SURAH AT-TAUBAH

Muqaddimah

Surat At Taubah terdiri atas 129 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah. Surat ini dinamakan At Taubah yang berarti pengampunan berhubung kata At Taubah berulang kali disebut dalam surat ini. Dinamakan juga dengan Baraah yang berarti berlepas diri yang di sini maksudnya pernyataan pemutusan perhubungan, disebabkan kebanyakan pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin.

Di samping kedua nama yang masyhur itu ada lagi beberapa nama yang lain yang merupakan sifat dari surat ini.

Berlainan dengan surat-surat yang lain, maka pada permulaan surat ini tidak terdapat basmalah, karena surat ini adalah pernyataan perang dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin, sedangkan basmalah bernafaskan perdamaian dan cinta kasih Allah.

Surat ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad s.a.w. kembali dari peperangan Tabuk yang terjadi pada tahun 9 H. Pengumuman ini disampaikan oleh Saidina ‘Ali r.a. pada musim haji tahun itu juga.

Selain daripada pernyataan pembatalan perjanjian damai dengan kaum musyrikin itu, maka surat ini mengandung pula pokok-pokok isi sebagai berikut:

1. Keimanan : Allah selalu menyertai hamba-hamba-Nya yang beriman; pembalasan atas amalan-amalan manusia hanya dari Allah; segala sesuatu menurut sunnatullah; perlindungan Allah bagi orang-orang yang beriman; kedudukan Nabi Muhammad s.a.w. di sisi Allah.

2. Hukum-hukum : Kewajiban menafkahkan harta; macam-macam harta dalam agama serta penggunaannya; jizyah; perjanjian dan perdamaian; kewajiban umat Islam terhadap Nabinya; sebab-sebab orang Islam melakukan perang total; beberapa dasar politik kenegaraan dan peperangan dalam Islam.

3. Kisah-kisah : Nabi Muhammad s.a.w. dengan Abu Bakar r.a. di suatu gua di bukit Tsur ketika hijrah; perang Hunain (perang Authas atau perang Hawazin); perang Tabuk.

4. Dan lain-lain : Sifat-sifat orang yang beriman dan tingkatan-tingkatan mereka.
________________________________________

PENGUMUMAN TENTANG PEMBATALAN PERJANJIAN DAMAI DENGAN KAUM MUSYRIKIN
Orang Islam bebas dari tanggung jawab terhadap perjanjian dengan kaum musyrikin
AT TAUBAHSURAT KE 9 : 129 ayat

1. (Inilah pernyataan) pemutusan hubungan dari Allah dan RasulNya (yang dihadapkan) kepada orang-orang musyrikin yang kamu (kaum muslimin) telah mengadakan perjanjian (dengan mereka).

2. Maka berjalanlah kamu (kaum musyrikin) di muka bumi selama empat bulan dan ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dapat melemahkan Allah, dan sesungguhnya Allah menghinakan orang-orang kafir[627].
[627]. Sebelum turunnya ayat ini ada perjanjian damai antara Nabi Muhammad s.a.w. dengan orang-orang musyrikin. Di antara isi perjanjian itu adalah tidak ada peperangan antara Nabi Muhammad s.a.w. dengan orang-orang musyrikin, dan bahwa kaum muslimin dibolehkan berhaji ke Makkah dan tawaf di Ka’bah. Allah SWT membatalkan perjanjian itu dan mengizinkan kepada kaum muslimin memerangi kembali. Maka turunlah ayat ini dan kaum musyrikin diberikan kesempatan empat bulan lamanya di tanah Arab untuk memperkuat diri.

3. Dan (inilah) suatu permakluman daripada Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar[628] bahwa sesungguhnya Allah dan RasulNya berlepas diri dari orang-orang musyrikin. Kemudian jika kamu (kaum musyrikin) bertobat, maka bertaubat itu lebih baik bagimu; dan jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak dapat melemahkan Allah. Dan beritakanlah kepada orang-orang kafir (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.

[628]. Berbeda pendapat antara mufassirin (ahli tafsir) tentang yang dimaksud dengan haji akbar, ada yang mengatakan hari Nahar, ada yang mengatakan hari Arafah. Yang dimaksud dengan haji akbar di sini adalah haji yang terjadi pada tahun ke-9 hijrah.

4. kecuali orang-orang musyrikin yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi sesuatu pun (dari isi perjanjian)mu dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kamu, maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya[629]. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaqwa.

[629]. Maksud yang diberi tangguh empat bulan itu ialah: mereka yang memungkiri janji mereka dengan Nabi Muhammad SAW. Adapun mereka yang tidak memungkiri janjinya maka perjanjian itu diteruskan sampai berakhir masa yang ditentukan dalam perjanjian itu. Sesudah berakhir masa itu, maka tiada lagi perdamaian dengan orang-orang musyrikin.

5. Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu[630], maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan[631]. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.

[630]. Yang dimaksud dengan bulan Haram disini ialah: masa 4 bulan yang diberi tangguh kepada kamu musyrikin itu, yaitu mulai tanggal 10 Zulhijjah (hari turunnya ayat ini) sampai dengan 10 Rabi’ul akhir.

[631]. Maksudnya: terjamin keamanan mereka.

6. Dan jika seorang diantara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ketempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui

7. Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah dan RasulNya dengan orang-orang musyrikin, kecuali orang-orang yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidil haraam[632]? maka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku lurus (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.

[632]. Yang dimaksud dengan dekat Masjidilharam ialah: Al-Hudaibiyah, suatu tempat yang terletak dekat Makkah di jalan ke Madinah. Pada tempat itu Nabi Muhammad SAW mengadakan perjanjian gencatan senjata dengan kaum musyrikin dalam masa 10 tahun.

8. Bagaimana bisa (ada perjanjian dari sisi Allah dan RasulNya dengan orang-orang musyrikin), padahal jika mereka memperoleh kemenangan terhadap kamu, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap kamu dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Mereka menyenangkan hatimu dengan mulutnya, sedang hatinya menolak. Dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik (tidak menepati perjanjian).

9. Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka kerjakan itu.

10. Mereka tidak memelihara (hubungan) kerabat terhadap orang-orang mukmin dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Dan mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

11. Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.

12. Jika mereka merusak sumpah (janji)nya sesudah mereka berjanji, dan mereka mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang (yang tidak dapat dipegang) janjinya, agar supaya mereka berhenti.

13. Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan merekalah yang pertama mulai memerangi kamu? Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman.

14. Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman.

15. dan menghilangkan panas hati orang-orang mukmin. Dan Allah menerima taubat orang yang dikehendakiNya. Allah maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Ucapan Selamat Natal

July 16, 2006

Ucapan Selamat Natal

Assalaamu alaykum wa RahmatuLlahi Wa Barakatuh.

Afwan sebelumnya, mungkin pendapat tentang mengucapkan
Selamat Natal ini akan jadi isu yang membuat kita
menghabiskan waktu. Namun, kalau dalam rangka
pencarian ilmu (thalibul ‘ilm), maka kita kedepankan
cara ilmiah.

Saya sudah membaca tulisan Kang Ade Armando yang
dikirimkan ke milis-milis. Sepertinya Kang Ade –yang
saya kagumi sebagai pakar komunikasi ini– hanya
menulis ulang ide beliau 3 tahun yang lalu di
Republika (lihat di sini:
http://www.republika.co.id/kolom_detail.asp?id=107720&kat_id=19

Tulisan Kang Ade di Republika ini (judulnya Menjelang
Natal) lebih ilmiah, walaupun sayangnya beliau hanya
menyodorkan pendapat dari Dr. M. Quraish Shihab yang
menulis Selamat Natal Menurut Al-Qur’an pada buku
Membumikan Al Qur’an (lihat di sini:
http://media.isnet.org/islam/Quraish/Membumi/Natal.html
yang mendukung bolehnya mengucapkan Selamat Natal.

Tapi memang beliau (Kang Ade) mestinya dimaklumi
apalagi dengan kesadaran, mengatakan di tulisannya
tersebut:
"Saya bukan ahli agama, dan tidak ingin berpretensi
untuk membahas soal ini dari sudut pandang agama."

Persoalan ini akan jadi berkembang kalau kita
menanyakan, bagaimana mengucapkan Selamat

Natal

kepada
keluarga kita yang masih Nasrani sedangkan kita
sendiri sudah kembali ke Islam? Atau, bagaimana dengan
mereka yang di luar negeri yang memang mayoritas,
tetangga dekat, hubungan personal adalah kaum yang
masih merayakan

Natal

? Apakah boleh mengucapkan
Selamat Natal kepada mereka? Apakah boleh mengirimkan
kartu ucapan

Natal

? Apakah boleh membuat atau
menjualnya?

Saya yang menulis ini juga bukan ahli agama, karena
itu saya hanya merangkum dan menuliskan ulang pendapat
ulama. Mari kita baca bersama.

Benar, pada dasarnya Islam melarang kita menyambut
perayaan yang berbentuk keagamaan suatu kaum atau
penganutnya. Kita juga dilarang keras meniru
kepercayaan mereka, karena apabila kita menyambutnya
maka berarti kita juga mengakui ritual kekufuran
mereka.

Ini juga seperti yang dikatakan oleh Ibnu Qayyim dalam kitabnya Ahkaam Ahl al-Dhimmah. Namun, Islam juga sangat menekankan aspek-aspek mujamalah dan muhasanah (berbudi bahasa dan menjaga pergaulan yang baik), khususnya kepada keluarga seseorang yang menyambut perayaan seperti

Natal

. Seseorang ini seperti, saudara kita yang telah kembali pada fitrahnya (Islam) tetapi keluarganya (termasuk orang tuanya) belum memeluk agama Islam. Atau seperti yang saya katakan di atas,
orang yang tinggal di mayoritas mereka yang merayakan

Natal

.

Kepada mereka (keluarga, orang tua, tetangga mayoritas Kristen) maka berlakulah sikap secara ihsan. Tetapi, adalah HARAM hukumnya kita mempercayai perayaan

Natal

adalah untuk menyambut hari kelahiran Isa a.s.

Seorang ulama terkenal, Sheikh Dr Mustafa Al-Zarqa (ulama fiqh kelahiran

Syria

, 1904-1999), telah memberikan fatwanya tentang mengucapkan Selamat Natal. Secara lengkap fatwa beliau ada di url: http://www.islamonline.net/fatwa/arabic/FatwaDisplay.asp?hFatwaID=17894

Saya juga sebelumnya tidak tahu tentang Dr. Mustafa Al-Zarqa ini, akhirnya Sheikh Kamin memberikan penjelasan tentang beliau ini pada url:
http://www.arabnews.com/?page=5&section=0&article=2728&d=11&m=6&y=2001

Kutipan sedikit tentang Dr. Mustafa al-Zarqa ini adalah sebagai berikut:

"Professor Mustafa Al-Zarqa’s high standing as a scholar was recognized throughout the Muslim world. He served for many years on the Islamic Fiqh Council (Majmaa’ Al-Fiqh Al-Islami) in Makkah and was a member of the Consultative Council of the Islamic University of Madinah. In 1984, he was awarded the King Faisal International Prize for his work on Islamic Fiqh. Later he was to serve on the award committee of this
prize."

Dan, kemudian tentang cara berpikir atau apa yang terpenting dari sosok beliau selaku ahli fiqh adalah:

"What is most significant in Mustafa Al-Zarqa’s work in the field of Fiqh is the fact that he looks at Islamic rules from a very broad perspective which is, to him, exceedingly important, since Islam is meant to be implemented in all societies and at all times.
Hence, the flexibility and practicality of its laws in all human situations must be evident. It will not be so if Muslim scholars limit themselves to a certain social model, trying to recreate it in our modern times.

There could be many models of Islamic society to suit every age and every community. The important thing is that the basic rules and principles of Islam must be observed. Within this framework people may conduct their lives as they wish. Hence, it is the duty of scholars to consider new issues and give rulings on them to determine their permissibility from the Islamic point of view. Throughout his life, Mustafa Al-Zarqa continued to show his interaction with the social problems of the Muslims, considering solutions that are acceptable from the Islamic point of view."

Lengkapnya tentang beliau silahkan dilihat di url di atas.

Nah…
Tentang isu mengucapkan Selamat Natal, maka Dr. Mustafa Al-Zarqa’ menyebutkan dalam fatwanya (saya kutipkan sedikit dan lihat url di atas untuk lengkapnya):

"Mengucapkan selamat/tahniah pada Hari Cristmas kepada kenalan mereka dari kalangan penganut Kristen, menurut pendapat saya adalah dari sudut mujamalah dan muhasanah (berbudi bahasa dan menjaga pergaulan yang baik). Islam tidak melarang kita mujamalah seperti ini terhadap mereka. Terlebih lagi al-Masih a.s. di dalam
aqidah kita adalah salah seorang dari para rasul Ulul Azmi. Al-Masih juga manusia agung di sisi kita. Hanya, umat Kristen melampaui batas sehingga meng-I’tiqadkannya sebagai Tuhan."

Sebagai tambahan pula, kadangkala kaum muslimin didatangi oleh sahabat handai taulannya dari kalangan penganut Kristen pada Idul Fitri dan Idul Adha serta mengucapkan tahniah/selamat Hari ‘Ied. Jika hal ini tidak dibalas pada hari Christmas, maka ini hanya akan menyokong lagi apa yang telah dituduhkan terhadap umat Islam, yaitu sikap kasar dan sikap tidak mau berkompromi dengan orang lain."

Sheikh Kamin (Cyber Fiqh al-Ahkam online) yang membahas hal ini juga tak kalah memberi penekanan bahwa:

"Namun demikian, sebagai orang Islam, ketika berkunjung di rumah orang tua yang beragama Kristen, kita haruslah menjaga kesucian agama kita. Sebagai contoh, kita dilarang menyertai acara-acara ritual mereka seperti menyanyikan lagu-lagu

Natal

, menjaga makan minum kita, menjaga waktu sholat, dengan arti kata bila masuk waktu sholat, kita akan mendirikan sholat walau dalam keadaan apa sekalipun. Tidak ada
kompromi di dalam persoalan diatas. Kedatangan kita di majelis atau perayaan tersebut hanyalah bersifat berlaku ihsan (hormat dan menunjukkan sikap yang baik)
kepada kedua ibu bapak dan menjalinkan silaturahim dengan adik beradik kita dan bukan karena untuk menyambut perayaan mereka."

Selain Dr. Mustafa al-Zarqa’, mufti atau ulama yang sering menjawab persoalan di Islam Online yaitu Dr. Muzammil Siddiqi (former president of the Islamic Soceity of North America/ISNA), juga pernah menjawab pertanyaan dengan judul: "Muslims Celebrating the Holidays of Other Religions". Si penanya ini tinggal di Amerika/

USA

, dan Dr. Muzammil Siddiqi menjawabnya dengan kutipan:

"Muslims are not allowed to celebrate the holidays of other religions. Christmas is a Christian holiday. We should keep our Islamic identity and should not lose ourselves in other cultures and religions. We have nothing against people celebrating their own holidays, but why should we imitate them? It is not allowed for Muslims to have Christmas trees in their homes, to have Christmas lights outside their homes and to exchange gifts with each other at this time. However, you may wish happy holidays to your Christian friends, relatives or neighbors. If they give you gifts, you should thank them and accept them with cheer and should also remember them at the time of Islamic holidays. This year and for the coming two years we shall have Eidul-Fitr and Christmas around the same time. This should be a good opportunity to exchange gifts with our neighbors and co-workers. We should tell them something about the month of Ramadan and ‘Eids."

Perhatikan pada kalimat: "However, you may wish happy holidays to your Christian friends, relatives or neighbors."

Selengkapnya silahkan dilihat di:
http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?pagename=IslamOnline-English-Ask_Scholar/FatwaE/FatwaE&cid=1119503543102

KESIMPULAN:
Kalau kita perhatikan, ternyata fatwa dari Dr. Mustafa
al-Zarqa’, termasuklah di antaranya Dr. Muzammil
Siddiqi atau mufti dari Islam Online, ternyata berbeda
pendapat dengan ulama, misalnya dari Sheikh Muhamad
Saleh Al Utsaimin yang mengharamkan ucapan Selamat
Natal dengan merujuk pada pandangan Ibn Qayyim Al
Jauziyyah. Lihat di kitab Majmu’ Fatawa Fadlilah
asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, jilid III,
halaman 44-46, No. 403. Demikian juga pendapat dari
Syaikhul Islam, Ibn Taimiyah di dalam kitabnya Iqtidla
ash-Shirath al-Mustaqim, Mukhalafah Ashhab al-Jahim.

Saya sendiri yang menulis ini juga bingung, dengan
perbedaan fatwa ulama-ulama di atas. Akhirnya saya
menanyakan hal ini kepada seorang sheikh (Sheikh THTL)
dari milis alfikrah dan juga beliau adalah salah
seorang ahli dari Cyber Fiqh Al-Ahkam.

Aslinya silahkan dilihat di sini (milis alfikrah bisa
diakses dari luar/non member):
http://groups.yahoo.com/group/alFikrah/message/8611

Beliau mengatakan bahwa:

"Isu "mengucapkan Merry Christmas" ini adalah isu
khilafiah. Pendapat yang melarangnya adalah dari
madzhab ahli hadith yang berpegang dengan zahir nas.
Adapun yang membolehkannya pula ialah dari aliran
fiqih.

Yang amat keras melarangnya ialah dari madzhab Imam
Ahmad, seperti Syaikhul Islam Ibn Taymiyah (Iqtidha’)
dan Lajnah Daimah, buhuth, ifta’ kerajaan Arab Saudi.
Sedangkah yang membolehkan ialah dari kalangan ahli
fiqh tarjih dan muqaran, seperti Syaikh Dr
al-Qardhawi, Dr. Mustafa al-Zarqa’ dan Lajnah Mufti
Islam Online."

Bagaimana kita berkompromi dari dua aliran ini? Maka
menurut Sheikh THTL lagi:

"Pendapat yang paling benar ialah dari ahli hadith
kerana itulah sikap salaf terhadap Yahudi dan Nasaraa.
Adapun pendapat ahli muqaran seperti Syaikh Mustafa
alZarqa’ dan alQardhawi atau Mufti Islam Online adalah
bersifat kasus demi kasus bagi umat Islam yang menetap
di negara kristian, menjadi penduduk minoriti, hidup
dalam sebuah negara modern yang komposisi kaum yang
multiracial dan kehidupan antara kaum yang tidak
bermusuhan dan mereka saling hidup aman dan damai."

Maka fiqih yang ini dinamakan Fiqh alAqalliyat atau
Fiqh Minoritas.

Kemudian, Sheikh THTL menambahkan lagi pendapatnya:

"Hukum dan Fatwa ini penting bagi orang Islam yang
menetap di Mesir, di mana kaum Kristian Qibti adalah
penduduk asal Mesir, juga penduduk Lebanon, Syria dan
Palestine, di mana penduduk Kristian adalah penduduk
asal di situ (hubungan antara Qibti dan Kristian di
tanah Arab adalah amat baik) Juga orang Islam yang
pergi ke Barat, menuntut ilmu dari dosen Kristian yang
banyak menolong dan mengajar orang Islam akan ilmu dan
teknologi, juga orang Islam yang berhijrah ke Barat
dan menjadi warga EC dan USA. Juga orang Islam yang
ada bisnis di

sana

, juga orang Islam yang mendapat
rawatan dari dokter-dokter pakar kristian dan hospital
tercanggih di Barat.

Maka umat Islam yang menerima kebaikan, ihsan dan ada
hubungan kekeluargaan dan hubungan seperti dosen dan
guru ini inginkan hukum, apakah boleh mereka
mengucapkan ‘Merry Christmas kepada dosen Kristian
mereka, kepada dokter dan perawat Kristian yg merawat
mereka, kepada rekanan perniagaan mereka yang beragama
Kristian.

Maka hukum asalnya adalah sebagaimana yang dikatakan
oleh Ibn Taymiyah.

Tapi perkembangan dan adanya perkembangan keadaan dan
realitas, maka keluarlah fatwa Qardhawi dan Mustafa
alZarqa itu. Fatwa mereka ini bukanlah suatu yang
aneh, kerana sahabat bernama Abdullah bin Abbas adalah
sahabat yang pertama memberi salam, ‘Assalamu’alaikum
kepada orang Majusi.’ "

Di akhir tanggapan Sheikh THTL, beliau menitipkan
nasehat kepada saya, rasanya baik juga kepada ikhwah
sekalian. Beliau yang semoga dimuliakan ALlah Ta’ala
mengatakan,

"Maka nasehat saya kepada akhi abu aufa, persoalan
Fatwa memang ada fatwa yang keras dan ada fatwa yang
lembut bergantung kepada siapakah ahli fatwa tersebut,
dimana ia dikeluarkan dan apakah situasi yang
menyebabkan fatwa itu berubah dan juga aliran atau
manhaj ahli fatwa tersebut."

Beliau, Sheikh THTL kemudian memberikan contohnya yang
lain (perbedaan fatwa):

"Sheikh atau muhadith al-Albani banyak berbeda
pendapat dengan salafiyah Kerajaan Saudi Arabia (KSA).
Contohnya:

- al-Albani membolehkan wanita haidh dan orang
berjunub menetap di mesjid; tapi salafiyah KSA
memfatwakan haram wanita haidh menetap di mesjid.
- al-Albani tidak membolehkan wanita memakai emas yg
melingkar (gelang dan cincin), tapi ulama’ KSA
membolehkan.
- al-Albani membolehkan wanita membuka wajah. Ulama’
KSA melarang wanita membuka wajah.
- al-Albani membid’ahkan sedekap selepas i’tidal,
ulama’ KSA menyuruh bersedekap.
- ulama’ KSA mengharamkan fotografi temasuk kamera
pada handphone.
- ulama’ Saudi mengharamkan pemberian license
mengemudi kepada wanita Saudi.

Itu beberapa contoh variasi dalam fatwa."

AlhamduliLlaah…
Pembahasan tentang ucapan Merry Christmas atau Selamat
Natal ini selesai. Fuiiih… :)

Afwan, saya hanya merangkum dan menuliskan ulang fatwa
ulama serta pendapat dari beberapa ustadz. Ini adalah
tugas kita semua tentang mengkaji sebuah permasalahan
secara ilmiah. Kalau sekiranya ada pendapat yang lebih
baik dan juga merujuk pada al-Qur’an dan sunnah
RasuluLlah, silahkan diikuti. Tafadhal pula para
ustadz untuk mengoreksi atau menambahkannya.

Segala kesalahan pada kajian ini adalah kekurangan
ilmu pada saya pribadi, dan segala kebenaran hanya ada
pada ALlah Ta’ala jua. Sekali lagi afwan, dan semoga
ada sedikit manfaatnya.

ALlahu a’lam bish-shawab.
Wassalaamu alaykum wa RahmatuLlahi wa Barakatuh.

Apa Tuhan itu ada?

July 16, 2006

Apa Tuhan itu ada?

Kajian Pemikiran Islam Oleh : Redaksi 05 Nov 2004 - 12:26 pm

Ada

seorang pemuda yang lama sekolah di negeri paman Sam kembali ke tanah air. Sesampainya dirumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang Guru agama, kiai atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya Orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.

Pemuda: Anda siapa? Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?

Kyai: Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda

Pemuda: Anda yakin? sedang Profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.

Kyai: Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya

Pemuda: Saya punya 3 buah pertanyaan

1) Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan wujud Tuhan kepada saya
2) Apakah yang dinamakan takdir
3) Kalau syetan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api,tentu tidak menyakitkan buat syetan Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi si Pemuda dengan keras.

Pemuda (sambil menahan sakit): Kenapa anda marah kepada saya?

Kyai: Saya tidak marah…Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda ajukan kepada saya

Pemuda: Saya sungguh-sungguh tidak mengerti

Kyai: Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda: Tentu saja saya merasakan sakit

Kyai: Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?

Pemuda: Ya

Kyai: Tunjukan pada saya wujud sakit itu !

Pemuda: Saya tidak bisa

Kyai: Itulah jawaban pertanyaan pertama: kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.

Kyai: Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?

Pemuda: Tidak

Kyai: Apakah pernah terpikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?

Pemuda: Tidak

Kyai: Itulah yang dinamakan Takdir

Kyai: Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?

Pemuda: kulit

Kyai: Terbuat dari apa pipi anda?

Pemuda: kulit

Kyai: Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda: sakit

Kyai: Walaupun Syeitan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api, Jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan Menjadi tempat menyakitkan untuk syeitan.

Perang (tidak) Suci

July 16, 2006

Perang (tidak) Suci

Oleh Abd Moqsith Ghazali

Perang fisik (qital) itu tak pernah suci, walau para pelakunya kerap menghendaki demikian. Ia tidak suci karena menumpahkan darah. Perang mengandung bau busuk yang menyengat. Bagaimana mungkin perang bisa disebut suci kalau di dalamnya penuh dendam dan angkara murka. Agama pun sering dipakai sebagai sampiran dari sebuah kebrutalan. Kuplet-kuplet dari kitab suci sengaja ditampilkan dalam wujudnya yang mentah untuk dijadikan dinamit yang menyeramkan. Lihatlah perang salib yang meletus pada zaman lampau–konon dimotivasi oleh faktor keagamaan–telah menelan korban manusia yan tidak sedikit. Begitu juga konflik Hindu dan Muslim di India dahulu, pertikaian antara Israel dan rakyat Palestina yang belum berujung. Cukup tragis. Agama yang satu seakan bisa survive hanya dengan menggilas agama yang lain. Umat yang satu seperti predator buat yang lain. Masihkah sekarang ada sekelompok orang yang menggendong semangat penghancuran ini?

Di mana-mana perang selalu menyebalkan. Dan tentu saja menyakitkan. Terutama buat mereka yang kalah.

Para

peserta perang yang masih hidup sangat boleh jadi akan mengalami cacat fisik permanen, sedemikian rupa sehingga mereka tidak bisa bekerja secara produktif. Peperangan juga telah menciptakan anak-anak yatim dan janda yang terlantar. Betapa banyak anak yang kelaparan karena orang tuanya yang nota bene sebagai tulang punggung perekonomian keluarga telah meninggal dalam peperangan. Janda-janda kehilangan jangkar ekonomi. Tangisan balita meraung-raung akibat ayahandanya terkapar di depan mata kepalanya sendiri. Gelombang pengungsi pun tak terelakkan. Dalam peperangan, cinta menjadi mustahil dan perkampungan penduduk harus roboh dan terjungkal. Rumah-rumah Tuhan hancur akibat ulah tangan manusia yang naifnya juga mengatasnamakan Tuhan. Tuhan dibawa serta dalam peperangan bak seorang prajurit. Pedang dihunus dalam teriakan allahu akbar.

Perang bukanlah penyelenggaraan ilahi. Ia adalah ekspresi kebencian dan keberingasan manusia. Pada mula dan pada akhirnya, qital tak bisa suci. Perang dalam sosoknya yang ganas itu tak bisa disakralisasi dengan dalil agama manapun. Perang yang bisa diberi ajektif suci hanya perang untuk melawan kemiskinan, kelaparan dan keterbelakangan. Demi Allah tidak beriman, demi Allah tidak beriman orang yang tidur dengan perut kenyang, sementara ia mengetahui tetangganya meronta menahan lapar, kata Nabi Muhammad tandas. Tentu saja, pengertian tetangga tidak terbatas pada sekumpulan fuqara` terdekat, melainkan juga tetangga terjauhnya. Bukan hanya tetangga yang seagama dan seetnis, tapi semua tetangga, apapun latar belakang dan asal-usulnya. Zainuddin al-Malibari dalam Fathul Mu’in menyebutkan bahwa salah satu makna jihad adalah memberikan bantuan sandang, pangan, papan, dan kesehatan terutama bagi yang membutuhkannya, baik beragama Islam maupun tidak [.... wa daf'u dharar ma'shum min muslim wa dzimmiyin wa mustamanin, ja`iin lam yashil li halat al-idhdhirar aw 'arin aw nahwihima...].

Jenis perang inilah yang mestinya dinyalakan. Yaitu, perang terhadap kelaparan, kemiskinan, kejumudan, dan keterbelakangan yang hingga sekarang masih melilit, seperti kelaparan di Kabupaten Yahukimo Papua, busung lapar dan gizi buruk di Nusa Tenggara Timur, grafik kebuta-hurufan yang masih tinggi. Tapi, pada saat yang sama, pantang untuk membakar rumah ibadah, menghunuskan pedang, dan menjatuhkan bom, buat diri sendiri maupun orang lain, karena itu adalah kesia-siaan yang nyata. Sungguh, membangun lebih susah daripada menghancurkan. Perang dalam bentuknya yang positif-suci ini pasti lebih rumit dan melelahkan ketimbang perang negatif-kotor yang hanya berupa melemparkan granat di mana-mana. Amma ba’du, kaidah fikih menyatakan, khudz ma shafa wa da’ ma kadara; ambil yang suci dan jauhi yang kotor. []

Eten

July 16, 2006

Eten1 Eten2 Eten3 Eten4 Eten5