Pengobatan dan Obat-Obatan yang Dilarang Oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Alloh Ta’ala berfirman, “Apa yang dibawa oleh Rosul kepadamu, maka ambillah, dan apa yang dilarang beliau, tinggalkanlah!” Sekalipun Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah melarang berobat dengan barang-barang yang diharamkan dan obat-obatan yang kotor, akan tetapi di zaman sekarang ada orang yang melanggar sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan berobat dengan barang-barang haram, seperti racun ular dan bagian-bagian tubuh hewan yang diharamkan.

1. Diriwayatkan dari Ibnu Mas‘ud bahwa ia berkata : “Sesungguhnya Alloh tidak menjadikan kesembuhan kalian dalam apa yang diharamkan-Nya kepada kalian.”195)

2. Dari Abu Huroiroh , ia berkata, “Rosululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melarang obat khobits.”196) Para ulama berkata bahwa yang dimaksud khobits adalah racun.

3. Dari ‘Abdurrohman bin ‘Utsman bahwa ada seorang dokter bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. tentang katak yang dijadikan campuran obat, maka Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melarang membunuh katak.197)

4. Dari ‘Abdulloh bin Hakim, ia berkata : Pernah datang kepada kami surat dari Nabi saw. yang berisi, “Janganlah kalian memanfaatkan bangkai, baik itu ihab198) maupun ‘ashob199)-nya.”

200)

5. Dari Abu Huroiroh, ia berkata : Rosululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Barangsiapa meminum racun, maka kelak racun itu di tangannya dan diminumnya terus-menerus di neraka Jahanam, kekal abadi di dalamnya.”201) Sebagai qiyas, demikianlah orang yang mati karena merokok.

6. Rosululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Setiap minuman memabukkan adalah haram.”202) Dalam riwayat ‘Umar, dengan redaksi : “Semua yang memabukkan haram.”203) Dalam Shohih Muslim, Rosululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Setiap yang memabukkan adalah khomr, dan setiap yang memabukkan haram.” Dalam riwayat Anas yang dikeluarkan oleh Ahmad dengan isnad shohih : “Apa yang memabukkan, maka ia adalah haram.” Dalam riwayat Nu‘man bin Basyir : “Sesungguhnya aku melarang kalian dari setiap yang memabukkan.” Dalam riwayat Ummu Salamah : “Beliau melarang setiap yang memabukkan dan melemahkan.” Anas berkata : Rosululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melarang menggunakan bejana yang dicat dengan ter. Beliau bersabda, “Semua yang memabukkan haram.” Anas berkata : Saya pun bertanya, “Anda benar. Yang memabukkan haram. Bagaimana dengan minuman seteguk atau dua teguk?” Beliau menjawab, “Apabila banyaknya memabukkan, maka sedikitnya juga haram.”204)

7. Suatu ketika Thoriq bin Suwaid datang, lantas bertanya kepada Nabi saw. tentang khomr, beliau pun melarangnya. Kemudian ia bertanya lagi, beliau pun melarangnya atau membenci pembuatannya. Ia pun berkata, “Saya membuat-nya hanya untuk obat.” Beliau pun bersabda : “Ia bukan obat, tetapi penyakit.”

8. Al-Khoththobi berkata, “Rosululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melarang penyembelihan hewan kecuali dimakan dan melarang obat khobits. Suatu obat menjadi khobits dikarenakan dua sebab. Pertama, karena najis, yaitu obat tersebut tercampur hal yang diharamkan seperti khomr dan lain-lain, seperti daging hewan yang dagingnya tidak boleh dimakan; dan kedua, disebabkan oleh rasa yang tidak enak, dan tidak diperdebatkan lagi bahwa hal itu dimakruhkan dikarenakan sulitnya karakter manusia untuk menerima makanan seperti itu.”

9. Abu ‘Iyadh pernah ditanya tentang bulu babi yang ditaburkan di luka binatang, maka ia tidak memakruhkannya.

10. Diriwayatkan dari Sa‘id bin Jubair bahwa ia memakruhkan empedu serigala.

11. Asy-Sya‘bi ditanya tentang seseorang yang berobat dengan daging anjing, maka ia berkata, “Jika ia berobat, semoga Alloh tidak menyembuhkannya.”

12. Dari Abu Misy‘ar, dari Ibrohim bahwa ia terkena influensa, lantas ia diberi resep untuk memakan daging musang, maka ia tidak mau memakannya. Demi Alloh, Nabi saw. tidak melarang kecuali sesuatu yang buruk. Mukjizat Ilmiah dalam Hadits-hadits yang Mengharamkan Berobat dengan Khomr205)

Para dokter di zaman dulu, sejak zaman sebelum Rosululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, sesudah beliau, dan hingga baru-baru ini, masih menyangka bahwa khomr merupakan obat dan bahwa meminum khomr dalam dosis tertentu bisa memberikan kesehatan. Ini merupakan paradoks menakjubkan.

Rosul Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Ia bukan obat, melainkan penyakit.”206) Para dokter yang hidup di zaman beliau, zaman-zaman sebelum beliau dan sesudah beliau tetap ngotot menganggap bahwa khomr merupakan obat. Akhirnya kedokteran modern datang dan menjelaskan kesalahan anggapan para dokter di zaman dulu itu.

WHO dan Riset Ilmiah yang Memperingatkan Bahaya Mengkonsumsi Khomr WHO dan beberapa penelitian ilmiah telah memperingatkan bahaya mengkonsumsi khomr, antara lain dalam beberapa per-nyataannya :

Pernyataan WHO no. 650 tahun 1980 M tentang alkohol dan problem-problem yang ditimbulkannya, “Sesungguhnya mengkonsumsi minuman keras berdampak negatif terhadap kesehatan serta mengakibatkan timbulnya berbagai problem yang lebih berat daripada problem-problem yang ditimbulkan oleh opium, ganja, kokain, dan semua yang disebut sebagai narkotika. Dampak-dampak negatif pengkonsumsian alkohol terlalu banyak untuk dihitung.

Pernyataan Akademi Kerajaan di United Kingdom yang terbit pada tahun 1987 M. Judulnya adalah “Akibat-akibat dan Bahaya-bahaya Medis Pengkonsumsian Alkohol Merupakan Epidemis Berbahaya dan Keburukannya Merata”.

Di Swedia, sebuah riset yang dilakukan oleh Malmo menegas-kan bahwa 29 % kasus pasien masuk ke rumah sakit-rumah sakit Swedia adalah disebabkan konsumsi minuman keras.

Di Inggris saja (tidak termasuk di Wales, Skotlandia, dan Irlandia Utara), setiap tahun ada sekitar tiga ratus ribu hingga setengah juta orang yang masuk ke bagian penyakit dalam, disebabkan oleh penyakit-penyakit yang berhubungan dengan pengkonsumsian minuman keras.

Minuman keras dan pencernaan. Majalah Medicine International edisi 6 tahun 1989 M mengatakan, “Minuman keras menyebabkan terjadinya kanker esophagus, selain juga menyebabkan terjadinya pendarahan di esopaghus dan varix207) di bawahnya, serta infeksi akut di dalamnya. Banyak kasus diare dan wasir pada para peng-konsumsi minuman keras, di samping kadang-kadang terjadi pankreatitis akut208), yang kadang-kadang mematikan.”

Beberapa riset ilmiah juga membuktikan dampak-dampak negatif minuman keras terhadap hati, seks, penyakit-penyakit kewanitaan, sistem air kencing, sistem pencernaan, sistem peredaran darah, sistem pernafasan, kelenjar-kelenjar endokrin209)

, metabolisme, dan kelenjar-kelenjar seks. Benarlah sabda Rosululloh ketika bersabda, “Ia bukan obat, melainkan penyakit.”210)

____________

_________

________

195) Disebutkan oleh Bukhori dalam Shoih-nya secara mu‘allaq dan mauquf pada Ibnu Mas‘ud. Juga terdapat dalam riwayat ‘Abdur Rozaq (1797).

196) HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah, dan dishohihkan oleh Al-Albani. Sudah dikemukakan.

197) Diriwayatkan dari Abu Dawud dan Nasai dan dishohihkan oleh Al-Albani dalam Shohihu `l-Jami‘ (6878).

198) Ihab adalah kulit sebelum disamak.

199) ‘Ashob adalah semacam manik-manik yang dibuat dari tulang hewan.

200) HR. Ibnu Majah, dishohihkan oleh Al-Albani dalam Al-Irwa’ (38).

201) Muttafaqun ‘alaih : Bukhori (5778) dan Muslim (109).

202) Shohihu `l-Bukhori dari ‘Âisyah (4487).

203) HR. Ahmad dalam Al-Musnad (III/13) dihasankan oleh Al-Albani dalam Shohihu `l-Jami‘.

204) Dishohihkan oleh Al-Albani dalam Shohihu `l-Jami‘ (5530).

205) Riset ilmiah Dr. Muhammad ‘Ali Al-Bar, Hai’ah I‘jaz ‘Ilmi, edisi ketujuh 1421 H.

206) Shohih Muslim (1903).

207) Vena, arteri, atau pembuluh limfe yang melebar dan berkelok-kelok -penerj.

208) Pankreatitis akut adalah bentuk peradangan pankreas yang ditandai dengan onset nyeri abdomen yang mendadak, mual, dan muntah -penerj.

209) Kelenjar-kelenjar yang mensekresi secara internal -penerj.

210) Shohih Muslim (1903).

Sumber : obat.blog.m3-

access.com

www.tauziyah.

com

Ada suatu kisah seorang santri yg menuntut ilmu pada seorang Kyai. Bertahun-tahun telah ia lewati hingga sampai pada suatu ujian terakhir. Ia menghadap Kyai untuk ujian tersebut. "Hai Fulan, kau telah menempuh semua tahapan belajar dan tinggal satu ujian, kalau kamu bisa menjawab berarti kamu lulus ", kata Kyai. "Baik pak Kyai, apa pertanyaannya ?" "Kamu cari orang atau mahkluk yang lebih jelek dari kamu, kamu aku beri waktu tiga hari ". Akhirnya santri tersebut meninggalkan pondok untuk melaksanakan tugas dan mencari jawaban atas pertanyaan Kyai-nya.

Hari pertama, sang santri bertemu dengan si Polan pemabuk berat yg dapat di katakan hampir tiap hari mabuk-mabukan. Santri berkata dalam hati, " Inilah orang yang lebih jelek dari saya. Aku telah beribadah puluhan tahun sedang dia mabuk-mabukan terus ". Tetapi sesampai ia di rumah, timbul pikirannya. "Belum tentu, sekarang Polan mabuk-mabukan siapa tahu pada akhir hayatnya Alloh memberi Hidayah (petunjuk) dan dia Khusnul Khotimah dan aku sekarang baik banyak ibadah tetapi pada akhir hayat di kehendaki Suul Khotimah,bagaimana ? Dia belum tentu lebih jelek dari saya.

Hari kedua, santri jalan keluar rumah dan ketemu dengan seekor anjing yg menjijikan rupanya, sudah bulunya kusut, kudisan dsb. Santri bergumam, " Ketemu sekarang yg lebih jelek dari aku. Anjing ini sudah haram dimakan, kudisan, jelek lagi " . Santri gembira karena telah dapat jawaban atas pertanyaan�� gurunya. Waktu akan tidur sehabis ‘Isya, dia merenung, "Anjing itu kalau mati, habis perkara dia. Dia tidak dimintai tanggung jawab atas perbuatannya oleh Alloh, sedangkan aku akan dimintai pertanggung jawaban yg sangat berat yg kalau aku berbuat banyak dosa akan masuk neraka aku. "Aku tidak lebih baik dari anjing itu.

Hari ketiga akhirnya santri menghadap Kyai. Kyai bertanya, "Sudah dapat jawabannya muridku ?" "Sudah guru", santri menjawab. " Ternyata orang yang paling jelek adalah saya guru". Sang Kyai tersenyum, "Kamu aku nyatakan lulus".

Pelajaran yg dapat kita petik adalah: Selama kita masih sama-sama hidup kita tidak boleh sombong/merasa lebih baik dari orang/mahkluk lain. Yang berhak sombong adalah Alloh SWT. Karena kita tidak tahu bagaimana akhir� hidup kita nanti. Dengan demikian maka kita akan belajar berprasangka baik kepada orang/mahkluk lain yg sama-sama ciptaan Alloh.

Di copy dari www.dudung.net

10 AMALAN YANG TERBALIK

March 7, 2007

Kadang kita dapati amalan kita terbalik atau bertentangan dng apa yang sepatutnya dilakukan & dituntut oleh Islam. Mungkin kita tidak sadar atau ikut-ikutan dng budaya hidup orang lain. Contoh amalan yang terbalik :

1. Amalan Selamatan/kenduri beberapa malam setelah saudara/keluarga/tetangga kita meninggal (malam pertama, kedua, ketiga, ketujuh dan seterusnya) adalah terbalik dengan yang dianjurkan oleh Rosulullah SAW dimana Rosulullah telah menganjurkan tetangga memasak makanan/minuman untuk keluarga yang berduka guna meringankan kesedihan & kesusahan mereka.
Keluarga yang telah ditimpa kesedihan tersebut terpaksa menyediakan makanan & membeli segala sesuatu untuk mereka yang datang membaca Tahlil/do’a & mengaji. Tidakkah mereka yang hadir & makan tersebut tidak khawatir termakan harta anak yatim yang ditinggalkan oleh si mati atau harta peninggalan si mati yang belum dibagikan kepada yang berhak menurut Islam ?
2. Kalau datang ke resepsi/pesta pernikahan/khitanan selalu berisi hadiah/uang waktu bersalaman. Kalau tidak ada uang maka kita segan untuk pergi. Tetapi kalau mendatangi tempat orang meninggal. kita tidak malu untuk salaman tanpa isi/uang.
Sepatutnya pada saat kita mendatangi tempat orang meninggallah kita seharusnya memberi sedekah. Sebenarnya jika ke Resepsi/pesta pernikahan/khitanan, tidak memberipun tidak apa-apa. karena tuan rumah yang mengundang untuk memberi restu kepada mempelai & makan bukan untuk menambah pendapatannya.
3. Ketika datang ke sebuah gedung/rumah mewah atau menghadiri rapat dng pejabat, kita berpakaian bagus, rapi & indah tapi bila menghadap Allah baik di rumah maupun di Mesjid, pakaian yang dipakai adalah pakaian seadanya. Tidakkah ini suatu perbuatan yang terbalik ?
4. Kalau bertamu ke rumah orang diberi kue/minum, kita merasa malu untuk makan sampai habis, padahal yang dituntut adalah jika hidangan tidak dimakan, akan menjadi mubazir dan tidak menyenangkan tuan rumah.
5. Kalau Sholat Sunnah di Mesjid sangat rajin tapi kalau di rumah, malas. Sedangkan sebaik-baik Sholat Sunnah adalah yang dilakukan di rumah seperti yang dianjurkan oleh Rosulullah SAW untuk menghindari rasa riya’/pamer.
6. Bulan Puasa adalah bulan mendidik nafsu termasuk nafsu makan yang berlebihan tetapi kebanyakan orang mengaku bahwa biaya makan dan belanja di bulan puasa adalah yang tertinggi dalam setahun. Padahal seharusnya yang terendah. Bukankah terbalik amalan kita ?
7. Kalau untuk menjalankan ibadah haji, sebelum berangkat, banyak orang mengadakan Selamatan/do’ a bersama tetapi setelah kembali dari Haji, tidak ada do’a bersama untuk bersyukur. Anjuran do’a bersama/selamatan dalam Islam diantaranya adalah karena selamat dari bermusafir/perjalan an jauh bukan karena akan bermusafir. Bukankah amalan ini terbalik ? Atau kita mempunyai tujuan lain ?
8. Semua orang tua akan kecewa jika anak-anaknya gagal dalam ujian. Maka dicari & diantarlah anak-anak ke tempat kursus walau dengan biaya tinggi. Tapi kalau anak tidak dapat membaca Al-Qur’an, mereka tidak berusaha mencari/mengantar anak-anak ketempat kursus baca Al-Qur’an atau kursus pelajaran Islam. Kalau guru kursus sanggup dibayar sebulan Rp.300.000,00 perbulan untuk satu pelajaran dan 8 kali pertemuan saja, tapi kepada Ustadz yang mengajarkan mengaji hanya Rp.100.000,00 perbulan untuk 20 kali pertemuan. Bukankah terbalik amalan kita ? Kita sepatutnya lebih malu jika anak tidak dapat baca Al-Qur’am atau Sholat dari pada tidak lulus ujian.
9. Siang-malam, panas-hujan badai, pagi-petang kita bekerja mengejar rezeki Allah dan mematuhi peraturan kerja. Tapi ke rumah Allah (Mesjid) tidak hujan, tidak panas, tidak siang, tidak malam tetap tidak datang ke Mesjid. Sungguh tidak tahu malu manusia begini, rezeki Allah diminta tapi untuk mampir ke rumahNya segan dan malas.
10. Seorang isteri kalau mau keluar rumah dengan suami atau tidak, berhias secantik mungkin. Tapi kalau di rumah….?? Sedangkan yang dituntut seorang isteri itu berhias untuk suaminya bukan untuk orang lain. Perbuatan amalan yang terbalik ini membuat rumah tangga kurang bahagia.
Cukup dengan contoh-contoh di atas, marilah kita berlapang dada menerima hakikat sebenarnya. Marilah kita beralih kepada kebenaran agar hidup kita menurut landasan dan ajaran Islam yang sebenarnya bukan yang digubah mengikuti selera kita. Allah yang menciptakan kita, maka biarlah Allah yang menentukan peraturan hidup kita.

Sabda Rosulullah SAW : "Sampaikanlah pesan-KU walau hanya satu ayat". (Riwayat Bukhari).
ISLAM ADALAH RAHMATAN LIL’ALAMIIN
HIDUP MULIA ATAU MATI SYAHIE
KEEP UKHUWAH, SMILE AND ISTIQOMAH………… …..

Renungkan Maknanya

March 7, 2007

Orang Cerdas Adalah Orang Yang Mengingat Akan Kematian, berikanlah
waktu anda dan bacalah sampai habis, semoga dapat menjadikan hikmah buat
kita semua dan sadar, bahwa kita akan mati dan tinggal menunggu waktunya,

Wassalam

INFORMASI PENERBANGAN GRATIS

AL-JENAZAH AIRLINES, LAYANAN PENUH 24 JAM

Bila kita akan ‘berangkat" dari alam ini ia ibarat penerbangan ke
sebuah negara.

Dimana informasi tentangnya tidak terdapat dalam brosur penerbangan,

tetapi melalui Al-Qur’an dan Al-Hadist.

Dimana penerbangan bukannya dengan Garuda Airlines, Singapore Airlines,
atau American Airlines, tetapi Al-Jenazah Airlines.

Dimana bekal kita bukan lagi tas seberat 23Kg, tetapi amalan yang tak

lebih dan tak kurang.

Dimana bajunya bukan lagi Pierre Cardin, atau setaraf dengannya, akan
tetapi kain kafan putih.

Dimana pewanginya bukan Channel atau Polo, tetapi air biasa yang suci.

Dimana passport kita bukan
Indonesia, British atau American, tetapi
Al-Islam.

Dimana visa kita bukan lagi sekedar 6 bulan, tetapi ‘Laailaahaillallah’

Dimana pelayannya bukan pramugari jelita, tetapi Izrail dan lain-lain.

Dimana servisnya bukan lagi kelas business atau ekonomi, tetapi sekedar
kain yang diwangikan.

Dimana tujuan mendarat bukannya Bandara Cengkareng, Heathrow Airport

atau

Jeddah International, tetapi tanah pekuburan.

Dimana ruang menunggunya bukan lagi ruangan ber AC dan permadani,

tetapi ruang 2×1 meter, gelap gulita.

Dimana pegawai imigrasi adalah Munkar dan Nakir, mereka hanya memeriksa

apakah kita layak ke tujuan yang diidamkan.

Dimana tidak perlu satpam dan alat detector.

Dimana lapangan terbang transitnya adalah Al Barzah

Dimana tujuan terakhir apakah Syurga yang mengalir sungai di bawahnya
atau Neraka Jahannam.

Penerbangan ini tidak akan dibajak atau dibom, karena itu tak perlu

bimbang.

Sajian tidak akan disediakan, oleh karena itu tidak perlu merisaukan
masalah alergi atau halal haram makanan.

Jangan risaukan cancel pembatalan, penerbangan ini senantiasa tepat
waktunya, ia berangkat dan tiba tepat pada masanya.

Jangan pikirkan tentang hiburan dalam penerbangan, anda telah hilang
selera bersuka ria.

Jangan bimbang tentang pembelian tiket, ianya telah siap di booking
sejak anda ditiupkan ruh di dalam rahim ibu.

YA!BERITA BAIK!! Jangan bimbangkan siapa yang duduk di sebelah anda.

Anda adalah satu-satunya penumpang penerbangan ini.

Oleh karena itu bergembiralah selagi bisa! Dan sekiranya anda bisa!

Hanya ingat! Penerbangan ini datang tanpa ‘Pemberitahuan’.

Cuma perlu ingat!! Nama anda telah tertulis dalam tiket untuk
Penerbangan….

Saat penerbangan anda berangkat…tanpa doa Bismillahi Tawakkaltu

‘Alallah, atau ungkapan selamat jalan.

Tetapi Inalillahi Wa Inna ilaihi Rajiuun….

Anda berangkat pulang ke Rahmatullah. Mati.

ADAKAH
KITA
TELAH SIAP UNTUK BERANGKAT?

‘Orang yang cerdas adalah orang yang mengingat kematian. Karena dengan
kecerdasannya dia akan mempersiapkan segala perbekalan untuk
menghadapinya.’

ASTAGHFIRULLAH 3X, semoga ALLAH SWT mengampuni kita beserta keluarga…

Amiin WALLAHU A’LAM

Catatan:

Penerbangan ini berlaku untuk segala umur…tanpa kecuali, maka
perbekalan lebih baik dipersiapkan sejak dini…..sangat tidak bijak dan tidak
cerdas bagi yang menunda-nunda mempersiapkan perbekalannya.

SUARA YANG DIDENGAR MAYAT

Yang Akan Ikut Mayat Adalah Tiga hal yaitu:

1. Keluarga

2. Hartanya

3. Amalnya

Ada Dua Yang Kembali Dan Satu akan Tinggal Bersamanya yaitu;

1. Keluarga dan Hartanya Akan Kembali

2. Sementara Amalnya Akan Tinggal Bersamanya.

Maka ketika Roh Meninggalkan Jasad…Terdengarlah Suara Dari Langit
Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..

Apakah Kau Yang Telah Meninggalkan Dunia, Atau Dunia Yang

Meninggalkanmu

Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Harta Kekayaan, Atau Kekayaan Yang

Telah Menumpukmu

Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Dunia, Atau Dunia Yang Telah

Menumpukmu

Apakah Kau Yang Telah Mengubur Dunia, Atau Dunia Yang Telah

Menguburmu."

Ketika Mayat Tergeletak Akan Dimandikan….Terdengar Dari Langit Suara
Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan…

Mana Badanmu Yang Dahulunya Kuat, Mengapa Kini Te rkulai Lemah

Mana Lisanmu Yang Dahulunya Fasih, Mengapa Kini Bungkam Tak Bersuara

Mana Telingamu Yang Dahulunya Mendengar, Mengapa Kini Tuli Dari

Seribu Bahasa

Mana Sahabat-Sahabatmu Yang Dahulunya Setia, Mengapa Kini Raib Tak

Bersuara"

Ketika Mayat Siap Dikafan…Suara Dari Langit Terdengar Memekik,"Wahai
Fulan Anak Si Fulan

Berbahagialah Apabila Kau Bersahabat Dengan Ridha

Celakalah Apabila Kau Bersahabat Dengan Murka Allah Wahai Fulan Anak Si
Fulan…

Kini Kau Tengah Berada Dalam Sebuah Perjalanan Nun Jauh Tanpa Bekal

Kau Telah Keluar Dari Rumahmu Dan Tidak Akan Kembali Selamanya

Kini Kau Tengah Safar Pada Sebuah Tujuan Yang Penuh Pertanyaan."

Ketika MayatDiusung…. Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai

Fulan Anak Si Fulan..

Berbahagialah Apabila Amalmu Adalah Kebajikan

Berbahagialah Apabila Matimu Diawali Tobat

Berbahagialah Apabila Hidupmu Penuh Dengan Taat."

Ketika Mayat Siap Dishalatkan….Terdengar Dari Langit Suara Memekik,

"Wahai Fulan Anak Si Fulan..

Setiap Pekerjaan Yang Kau Lakukan Kelak Kau Lihat Hasilnya Di Akhirat

Apabila Baik Maka Kau Akan Melihatnya Baik

Apabila Buruk, Kau Akan Melihatnya Buruk."

Ketika MayatDibaringkan Di Liang Lahat….terdengar Suara Memekik Dari
Langit,"Wahai Fulan Anak Si Fulan…

Apa Yang Telah Kau Siapkan Dari Rumahmu Yang Luas Di Dunia Untuk

Kehidupan Yang Penuh Gelap Gulita Di Sini Wahai Fulan Anak Si Fulan…

Dahulu Kau Tertawa, Kini Dalam Perutku Kau Menangis

Dahulu Kau Bergembira,Kini Dalam Perutku Kau Berduka

Dahulu Kau Bertutur Kata, Kini Dalam Perutku Kau Bungkam Seribu

Bahasa."

Ketika SemuaManusia Meninggalkannya Sendirian….Allah Berkata
Kepadanya, "Wahai Hamba-Ku…..

Kini Kau Tinggal Seorang Diri

Tiada Teman Dan Tiada Kerabat

Di Sebuah Tempat Kecil, Sempit Dan Gelap..

Mereka Pergi Meninggalkanmu.. Seorang Diri

Padahal, Karena Mereka Kau Pernah LanggarPerintahku

Hari Ini,….

Akan Kutunjukan Kepadamu

Kasih Sayang-Ku

Yang Akan Takjub Seisi Alam

Aku Akan Menyayangimu

Lebih Dari Kasih Sayang Seorang Ibu Pada Anaknya".

Kepada Jiwa-Jiwa Yang Tenang Allah Berfirman, "Wahai Jiwa Yang Tenang

Kembalilah Kepada Tuhanmu

Dengan Hati Yang Puas Lagi Diridhai-Nya

Maka Masuklah Ke Dalam Jamaah Hamba-Hamba-Ku

Dan Masuklah Ke Dalam Jannah-Ku"

Anda Ingin Beramal Shaleh…?

Tolong Kirimkan Kepada Rekan-Rekan Muslim Lainnya Yang Anda
Kenal…!!!Semoga Kematian akan menjadi pelajaran yang berharga bagi kita dalam

menjalani hidup ini.

Rasulullah SAW. menganjurkan kita untuk senantiasa mengingat mati
(maut) dan dalam sebuah hadithnya yang lain, beliau bersabda "wakafa bi
almauti wa’idha", artinya, cukuplah mati itu akan menjadi pelajaranbagimu!

Semoga bermanfaat bagi kita semua, Amiin….

Bahan Renungan Untuk Anda, Sahabatku, yang mungkin terlalu sibuk
bekerja…

Luangkanlah waktu sejenak untuk membaca dan merenungkan pesan ini…

Alhamdulillah, Anda beruntung telah terpilih untuk mendapatkan
kesempatan membaca email ini.

Aktifitas keseharian kita selalu mencuri konsentrasi
kita. kita
seolah
lupa dengan sesuatu yang kita tak pernah tau kapan kedatangannya.
Sesuatu yang bagi sebagian orang sangat menakutkan.Tahukah kita kapan
kematian akan menjemput kita???

Kisah Tempayan yang Retak

February 13, 2007

Kisah Tempayan yang Retak Pada suatu daerah di kaki bukit yang hijau dan sejuk, ada seorang tukang air yang begitu tekun bekerja mengambilkan air kepada tuannya….. Seorang tukang air memiliki dua tempayan besar, masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawa menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak, sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak. Jika tempayan yang tidak retak itu selalu dapat membawa air penuh setelah perjalanan panjang dari mata air ke rumah majikannya, tempayan itu hanya dapat membawa air setengah penuh. selama dua tahun, hal ini terjadi setiap hari, si tukang air hanya dapat membawa satu setengah tempayan air ke rumah majikannya. Tentu saja si tempayan yang tidak retak merasa bangga akan prestasinya, karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna. Namun si tempayan retak yang malang itu merasa malu sekali akan ketidaksempurnaannya dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberikan setengah dari porsi yang seharusnya dapat diberikannya. Setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, tempayan retak itu berkata kepada si tukang air, "Saya sunggh malu pada diri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf kepadamu." "Kenapa?" tanya si tukang air, "Kenapa kamu merasa malu?" "Saya hanya mampu, selama dua tahun ini, membawa setengah porsi air dari yang seharusnya dapat saya bawa karena adanya retakan pada sisi saya telah membuat air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita. Karena cacatku itu, saya telah membuatmu rugi." Kata tempayan itu.

Si tukang air merasa kasihan pada si tempayan retak, dan dalam belas kasihannya, ia berkata, "Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan." Benar, ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan dan itu membuatnya sedikit terhibur. Namun pada akhir perjalanan, ia kembali sedih karena separuh air yang dibawanya telah bocor, dan kembali tempayan retak itu meminta maaf pada si tukang air atas kegagalannya. Si tukang air berkata kepada tempayan itu, "Apakah kamu memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu tapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayan yang lain yang tidak retak itu? Itu karena aku selalu menyadari akan cacatmu dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu, dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu. Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghias meja majikan kita. Tanpa kamu sebagaimana kamu ada, majikan kita tak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang." Setiap dari kita memiliki cacat dan kekurangan kita sendiri. Kita semua adalah tempayan retak. Namun jika kita mau, Tuhan akan menggunakan kekurangan kita untuk menghias-Nya. Di mata Tuhan yang bijaksana, tak ada yang terbuang percuma. Jangan takut akan kekuranganmu. Kenalilah kelemahanmu dan kamu pun dapat menjadi sarana keindahan Tuhan. Ketahuilah, di dalam kelemahan kita, kita menemukan kekuatan kita.

Cofee

February 12, 2007

Awal Mula Kopi Tumbuhan kopi ditemukan oleh seorang Sufi Ali Bin Omar dari Yaman. Ia merebus kopi sebagai obat penyakit kulit dan obat-obatan lainnya. Sehingga pada waktu itu kopi mendapat tempat terhormat di kalangan masyarakat negeri itu. Dari khasiat kopi tersebut akhirnya membawa kemakmuran bagi pemilik-pemilik kebun kopi, pengusaha kedai kopi, pedagang kopi, eksportir kopi, dan pemerintah di berbagai belahan dunia tanaman minuman beraroma khas itu ditanam. STOPS COMPLAIN!! Secangkir kopi bagi penggemarnya adalah sebuah awal dari segalanya. Bukan berlebihan atau mengada-ada, tapi memang faktanya demikian. Dalam sehari mungkin penggemar kopi bisa menghabiskan bergelas-gelas kopi, pagi, siang, sore, dan malam hari. Kurang nikmat atau bahkan kurang afdol rasanya sebelum meneguk secangkir kopi sebelum memulai aktivitas kita. Sebagai penggemar kopi, kita sering sekali mendengar banyak orang membicarakan tentang efek negatif dari mengkonsumsi kafein yang ada dalam kandungan kopi – koran, majalah, tabloid, dll. Tapi sebenarnya kalau ada sisi negatif pasti ada juga dong sisi positif-nya? !! Biar sama-sama tahu dan tidak memojokkan para penggemar kopi, serta tidak membuat orang-orang yang ingin sekali merasakan kenikmatan secangkir kopi berpikir dua kali karena terlalu banyak efek negatif yang mereka dengar sampai akhirnya takut untuk merasakan. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa dinikmati para penggemar kopi : • Kafein yang terkandung didalam kopi adalah zat kimia yang berasal dari tanaman yang dapat menstimulasi otak dan sistem saraf. Kafein tergolong jenis alkaloid yang juga dikenal sebagai trimetilsantin. Selain pada kopi, kafein juga banyak ditemukan dalam minuman teh, cola, coklat, minuman berenergi (energy drink), cokelat, maupun obat-obatan. • Kafein membantu Anda untuk bisa berpikir lebih cepat. Cobalah mengkonsumsi kopi 15 menit atau 30 menit sebelum Anda melakukan wawancara pekerjaan atau memberikan presentasi pada atasan. Hasilnya mungkin akan cukup lumayan, karena kafein yang terdapat pada kopi atau teh terbukti mampu memberikan ’sinyal’ pada otak untuk lebih cepat merespon dan dengan tangkas mengolah memori pada otak. • Kafein mencegah gigi berlubang. Cobalah untuk meminum secangkir kopi hangat sesaat setelah Anda mengkonsumsi cookies, cake coklat yang lezat, permen rasa buah atau sepotong roti manis. Joe Vinson, PhD. dari University of Scranton menjelaskan bahwa kafein yang terdapat dalam minuman ini ternyata sangat tangguh memberantas bakteri penyebab gigi berlubang. • Kafein mengurangi derita sakit kepala. Penelitian menemukan kafein yang terdapat dalam kopi atau teh (dalam jumlah tertentu) sanggup menolong mengobati sakit kepala. Menurut Seimur Diamond, M.D., dari Chicago ’s Diamond Headache Clinic. Penderita migrain dalam kategori ringan dapat disembuhkan dengan secangkir kopi pekat atau secangkir black tea. Jadi, sebelum mengkonsumsi obat cobalah dulu sembuhkan sakit kepala Anda dengan minuman berkafein. • Kafein bisa melegakan napas penderita asma dengan cara melebarkan saluran bronkial yang menghubungkan kerongkongan dengan paru. • Kafein dapat membuat badan tidak cepat lelah, bisa melakukan aktifitas fisik lebih lama, di perkirakan karena kafein membuat "bahan bakar" yang dipakai otot lebih lama. • Kafein bisa meningkatkan rasa riang, membuat kita merasa lebih segar dan energik. • Perempuan yang minum dua cangkir kopi atau lebih per hari dapat mengurangi risiko terkena pengeroposan tulang (osteoporosis) . • Kopi dapat meningkatkan penampilan mental dan memori karena kopi dapat merangsang banyak daerah dalam otak yang dapat mengatur tetap terjaga, rangsangan, mood dan konsentrasi. Penelitian di Universitas Arizona ditemukan bahwa orang dewasa yang minum kopi sebelum test memori menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding mereka yang minum kopi tanpa kafein. • Kafein dapat menangkal radikal bebas dan menghancurkan molekul yang dapat merusak sel DNA. • Kafein juga melindungi jantung dan kanker. • Untuk mengurangi risiko pengidapan diabetes mulailah meminum kopi. Seseorang yang minum kopi lebih dari enam cangkir sehari berisiko rendah terserang diabetes dibanding dengan orang yang tidak minum kopi sama sekali. Demikian simpulan sebuah riset skala besar yang dilakukan pada 80 ribu orang selama 18 tahun di AS. • Parkinson jarang ditemukan pada orang yang minum kopi secara teratur. Sebuah riset menyimpulkan penyakit ini justru ditemukan pada pria yang tidak minum kopi tiga kali lebih banyak daripada pria penikmat kopi. • Minum kopi membuat sperma "berenang" lebih cepat dan mampu meningkatkan kesuburan pria. Hal ini diumumkan para ilmuwan Brasil dalam pertemuan "American Society for Reproductive Medicine" di San Antonio , dimana pembicaraan utama berkisar pada efek obat-obatan terhadap kesuburankaum adam Zodiak Kopi Konon, ada sebuah mitos yang mengatakan bahwa khasiat kopi akan terasa di dalam tubuh jika pilihan racikannya sesuai dengan zodiak. Ini bukan horoskop, sekedar wawasan bahwa kopi begitu beragam karakternya, sampai-sampai dianggap kopi memiliki zodiac sendiri. Aries – Pemilik zodiak ini dianggap memiliki sifat `sedikit’ keras dan selalu ingin menjadi yang terdepan. Nah, kopi yang cocok dengan sifat keras Aries adalah Triple espresso, aroma dan rasanya yang kuat kiranya cocok dengan sifat keras. Taurus – Si Taurus konon memiliki sifat sederhana dan bersahaja. Sesungguhnya sifat ini lebih berharga dari apapun di dunia ini. Itulah mengapa Cappucino dengan aroma klasik paling cocok untuk memenuhi seleranya. Gemini – Warga Gemini memiliki daya pikat yang luar biasa bagi orang lain, selalu membutuhkan teman dan pendapat dari orang lain. Gemini membutuhkan kopi yang bersifat menenangkan. Untuk Gemini, jatuhkan pilihan pada jenis Caffe Latte. Cancer – Tenang dan menyenangkan, itulah Cancer! Kopi yang paling cocok bagi zodiak ini adalah Coffee with Mochaatau tambahkan kopi dengan sedikit cokelat. Leo – Pribadi dengan segudang argumen, memiliki banyak cara untuk mendapatkan keinginannya. Hari-hari si Leo makin `hidup’ dengan ditemani secangkir Caramel Macchiato. Virgo – Sifat khas Virgo ialah memiliki tingkat ketelitian yang sangat tinggi, jadi paling cocok dengan Caffe Americano dalam gelas regular dan jangan tambahkan bahan lainnya. Libra – Zodiak ini ini seringkali digambarkan mudah melupakan `pertimbangan’ dalam setiap tindakan. Hati-hati karena ini akan membahayakan! Untuk mendapatkan keseimbangan, kopi yang cocok bagi zodiak ini adalah Cafe au Lait. Scorpio – Konon memiliki rasa percaya diri yang cukup bagus, jarang merasakan penolakan dari dirinya sendiri. Kopi yang cocok bagi tipe ini adalah kopi yang menurutnya memiliki ’sensualitas’ tinggi. Jenisnya dapat dipilih sesuai dengan seleranya, asalkan citarasa dan aromanya cukup tajam. Sagitarius – Caramel Latte yang beraroma lembut menggoda sangat cocok dengan Sagitarius. Ini sesuai dengan sifatnya yang selalu ingin terlihat menawan, apalagi buat lawan jenisnya. Capricorn – Selalu terlihat simpel dan tidak menyukai hal-hal yang rumit, paling cocok dengan kopi Espresso (bukan double atau triple). Nikmati kopi ini dalam suasana santai setelah menyelesaikan pekerjaan berat di kantor. Efek menenangkan milik Ekspresso sangat terasa. Aquarius – Aquarius katanya memiliki sifat sosial yang tinggi. Tampaknya, minuman yang mengandung kafein tidak terlalu penting baginya. Bisa jadi, raspberry tea lebih menarik minatnya. Pisces – Suatu hari, si Pisces akan meninggalkan kopi dan beralih pada minuman yang lebih menyehatkan, seperti Teh Cina. Teh cocok sekali dengan sifat `kalem’ dan memiliki kesiapan penuh menyongsong masa depan. Kopi memang beragam sampai dikait-kaitkan dengan Zodiac Coffee segala. Tidak ada hubungannya dengan horoskop, hanya menunjukkan bahwa setiap citarasa kopi memang punya karakter khusus, beragam seperti yang meminumnya. Terkadang sesuatu yang berlebih memang tidak baik. Tetapi itu bukan alasan untuk tidak mengkonsumsinya. So, bagi kalian penggemar kopi, sekarang tidak perlu kawatir lagi kan?!!Dan bagi kamu-kamu yang tadinya anti dengan kopi, tidak ada salahnya untuk mencoba

Oleh Sus Woyo Hujan rintik-rintik tiba-tiba mengguyur kawasan kampus di kota saya. Saya bergegas masuk ke sebuah warung bubur langganan para mahasiswa di depan fakultas teknik sebuah PTN. Di sudut warung tersebut, seorang lelaki berkumis sedang begitu santai menikmati segelas kopi dan sebatang rokok kretek. Saya duduk tak begitu jauh darinya. Ketika hujan mulai lebat, laki-laki itu memarkir sepeda untanya lebih dekat ke warung tersebut, agar tumpukan kardus dan kantong semen tidak basah. Setelah sebelumnya dengan amat sopan dia meminta izin kepada si pemilik warung bubur. Ia memperkenalkan dirinya kepada saya sebagai seorang pemulung, dan di samping menjadi tukang pemungut barang-barang bekas, ia kadang juga memanfaatkan sedikit keahliannya sebagai seorang pemijat. Ia bercerita panjang lebar tentang sejarah hidupnya. “Mas, ” katanya kepada saya. “Beberapa waktu lalu, saya ini ditawari suatu pekerjaan dengan gaji sehari empat ratus ribu rupiah, diberi fasilitas motor baru, handphone sekaligus pulsanya sekalian. Tapi saya menolak pekerjaan itu.” Saya sempat terbelalak mendengar penuturannya. Dengan perasaan yang masih heran, saya mencoba bertanya lagi. “Pekerjaan seperti apakah itu pak, kok begitu menggiurkan dan bapak sendiri menolaknya.” “Kurir sabu-sabu, ” jawabnya bersemangat. “Lebih baik usus saya nempel di perut karena lapar daripada harus menjadi bagian dari pekerjaan haram. Saya lebih mulia menjadi seorang pemungut kardus dan kantong semen daripada ke empat anak saya makan barang tidak halal.” Saya makin serius mendengarkan kalimat-kalimat indah yang meluncur dari sosok yang amat sederhana ini. Ia juga bercerita panjang lebar tentang situasi dan kondisi kontemporer. Tak ketinggalan ia juga bicara soal musibah yang seolah tak kan pernah berhenti mengguncang negeri ini. Sekali-sekali terdengar juga ia mengkritisi tingkah polah manusia pada umumnya. Tak hanya pemimpin, dan kaum cerdik pandai yang ia kritisi, tapi rakyat jelata seperti kamipun tak lepas dari kritikannya. Ia tampak menyesal sekali ketika melihat di ibukota negara, -yang kata dia- adalah tempat berkumpulnya orang-orang pinter, orang-orang yang gelar akademiknya sampai satu meter, tapi kenapa dalam menangani flu burung saja, mesti unggasnya yang dibantai? Ia mengajak kami untuk mempelajari hadits Nabi tentang lalat yang beracun. “Ketika lalat itu masuk ke dalam minuman, dan hanya satu sayapnya saja yang tenggelam, maka Nabi memerintahkan agar meneggelamkan sayap yang satunya lagi. Sebab di sayap yang satu itu ada penawar racun.” Ujarnya bersemangat. “Barangkali, dalam tubuh unggas itu justru ada penawar untuk flu burung.” Tambahnya, sambil menghimbau para pakar kesehatan dan peternakan untuk lebih intensif lagi meneliti tentang hal ini. “Lantas, ” tanya saya. “Menurut bapak, solusi apakah yang paling tepat untuk mengatasi negri yang makin hari makin parah ini.” “Tak ada lain Mas, kecuali kita harus cepat-cepat bertaubat kepada-Nya. Kita harus membuka kembali kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada kita.” Saya hanya tersenyum sambil melihat wajah bersih laki-laki yang seolah begitu nikmat menjalani hidup ini, walaupun hanya berkendaraan sepeda unta yang tua dan pekerjaannya hanya menjadi tukang pungut kardus dan kantong semen. Saya, pemilik warung bubur yang asli Kuningan, dan seorang mahasiswa yang sedang melahap bubur, terangguk-angguk diberi mata kuliah dari seorang pemulung sederhana itu. Saya sebenarnya ingin lebih lama lagi berbincang dengan dia, sayang waktu makin merambat sore. Saya makin rindu saja dengan sosok sederhana yang ternyata sarat ilmu kehidupan itu.

Pesankan Aku Neraka…..

February 5, 2007

Sebuah kisah dimusim panas yang menyengat.
Seorang kolumnis majalah Al Manar
mengisahkannya…
Musim panas merupakan ujian yang cukup berat.
Terutama bagi muslimah, untuk tetap
mempertahankan pakaian kesopanannnya.

Gerah dan
panas tak lantas menjadikannya menggadaikan
akhlak. Berbeda dengan musim dingin, dengan
menutup telinga dan leher kehangatan badan bisa
dijaga. Jilbab bisa sebagai multi fungsi.Dalam sebuah perjalanan yang cukup panjang,
Cairo-Alexandria; di sebuah mikrobus. Ada
seorang perempuan muda berpakaian kurang layak
untuk dideskripsikan sebagai penutup aurat.
Karena menantang kesopanan. Ia duduk diujung
kursi dekat pintu keluar.

Tentu saja dengan cara pakaian seperti itu
mengundang ‘perhatian’ kalau bisa dibahasakan
sebagai keprihatinan sosial. Seorang bapak
setengah baya yang kebetulan duduk disampingnya
mengingatkan. Bahwa pakaian seperti itu bisa
mengakibatkan sesuatu yang tak baik bagi
dirinya. Disamping pakaian seperti itu juga
melanggar aturan agama dan norma kesopanan.

Tahukah Anda apa respon perempuan muda tersebut?
Dengan ketersinggungan yang sangat ia
mengekspresikan kemarahannya. Karena merasa
privasinya terusik. Hak berpakaian menurutnya
adalah hak prerogatif seseorang.

"Jika memang bapak mau, ini ponsel saya. Tolong
pesankan saya, tempat di neraka Tuhan Anda!!
Sebuah respon yang sangat frontal.
Dan sang bapak pun hanya beristighfar. Ia terus
menggumamkan kalimat-kalimat Allah.

Detik-detik berikutnya suasanapun hening.
Beberapa orang terlihat kelelahan dan terlelap
dalam mimpinya. Tak terkecuali perempuan muda
itu. Hingga sampailah perjalanan dipenghujung
tujuan. Di terminal akhir mikrobus Alexandria.

Kini semua penumpang bersiap-siap untuk
turun. Tapi mereka terhalangi oleh perempuan
muda tersebut yang masih terlihat tertidur. Ia
berada didekat pintu keluar. "Bangunkan saja!"
begitu kira-kira permintaan para penumpang.

Tahukah apa yang terjadi. Perempuan muda
tersebut benar-benar tak bangun lagi. Ia menemui
ajalnya. Dan seisi mikrobus tersebut terus
beristighfar, menggumamkan kalimat Allah
sebagaimana yang dilakukan bapak tua yang duduk
disampingnya.

Sebuah akhir yang menakutkan. Mati dalam keadaan
menantang Tuhan. Seandainya tiap orang
mengetahui akhir hidupnya….
Seandainya tiap orang menyadari hidupnya bisa
berakhir setiap saat…
Seandainya tiap orang takut bertemu dengan
Tuhannya dalam keadaan yang buruk…

Seandainya tiap orang tahu bagaimana kemurkaan
Allah…
Sungguh Allah masih menyayangi kita yang masih
terus dibimbing-Nya.
Allah akan semakin mendekatkan orang-orang yang
dekat denganNYA semakin dekat.

Dan mereka yang terlena seharusnya segera
sadar…
mumpung kesempatan itu masih ada. 

Bunuh Diri Keren?

December 11, 2006

Jihad: Bunuh Diri Keren?

Oleh Novriantoni

Mayoritas ulama Saudi memang keberatan menyebut aksi bom bunuh diri sebagai aksi syahid (`amaliyyah istisyhâdiyyah). Mereka menamakannya `amaliyyah intihâriyyah atau aksi bunuh diri sia-sia.

Kalau benar hasrat ”bunuh diri keren” adalah motif M. Nuh saat meledakkan Restoran A&W di Plaza Karamatjati, maka sejak kini kita harus lebih waspada berbicara tentang jihad dan ajakan-ajakan yang tampak luhur tapi bisa berakibat destruktif. Di media disebutkan, M. Nuh alias Olid ingin berjihad; yang dianggap sebagai bentuk bunuh diri yang lebih keren. Oalah…!

Banyak yang keberatan jika hasrat berjihad dianggap pemicu tindak destruktif. Faktanya, banyak santri yang sudah ratusan kali membaca ayat-ayat jihad dan keutamaanya tapi tak tergiur untuk ngebom. Sudah lama pula para ulama menerangkan kalau bunuh diri merupakan tindakan tercela dan dosa besar yang dilarang agama.

Kaidah fikihnya sudah jelas: la dlarara wa la dlirâra. Islam tidak membenarkan upaya mencelakan diri, apalagi mengikut-sertakan orang lain.

Ada

juga banyak landasan Qur’anik yang melarang bersengaja mencelakan diri sendiri atau orang lain.

Karena itu, meski beban hidup sangat tinggi, tingkat bunuh diri di masyarakat Islam termasuk rendah, bahkan bila dibandingkan dengan masyarakat yang lebih makmur. Kecilnya angka bunuh diri itu, salah satunya oleh kurangnya dukungan kultural (termasuk pembenaran agama) terhadap bunuh diri berbentuk apapun.

Namun belakangan, ulama Islam suka membedakan bunuh diri dengan tindakan syahid. Mayoritas ulama Saudi memang keberatan menyebut aksi bom bunuh diri sebagai aksi syahid (`amaliyyah istisyhâdiyyah). Mereka menamakannya `amaliyyah intihâriyyah atau aksi bunuh diri sia-sia. Tapi, ulama seperti Yusuf al-Qardlawi, cenderung menunjukkan pembenaran politis atau taktis-strategis, kalau bukan teologis.

Kedua pendapat tersebut sama-sama dikritik. Yang tak membenarkan dituduh tak punya empati, khususnya terhadap para pelaku bom bunuh diri dari kalangan lemah seperti rakyat Palestina.

Yang membenarkan juga dikritik tak kalah pedasnya, terutama karena kini bom bunuh diri sudah menjadi tren dan menu harian rakyat Irak. Al-Qardlawi misalnya, bekali-kali dikecam tak bertanggungjawab, lempar batu sembunyi tangan. Fatwa-fatwanya dituduh ikut mendongkrak pesona tsaqâfatul intihâr atau budaya bunuh diri di dalam masyarakat Islam.

Di tengah perdebatan itu, tentu tak ada yang tahu pasti nasib para pelaku bom bunuh diri yang mati di pengadilan Ilahi. Dia saja yang menentukan apakah mereka syahid (dan pantas diganjar pahala setimpal), atau pecundang pemangku dosa besar (karena merenggut nyawanya sendiri, dan juga nyawa orang lain).

Namun tetap penting mengetahui berbagai pendapat tentang bunuh diri. Studi klasik sosiolog Prancis, Emile Durkheim (1858-1917) tentang tipe-tipe bunuh diri, mungkin perlu dirujuk. Dalam Suicide (1897), Durkheim membagi bunuh diri ke dalam empat tipe, yaitu egoistik, altruistik, anomik, dan fatalistik.

Bunuh diri egoistik merupakan pilihan individu yang disebabkan rendahnya tingkat perbaurannya dengan masyarakat. Kebalikannya, bunuh diri altruistik justru didorong terlalu dalamnya perbauran pelaku dengan masyarakat. Pelaku merasa, ia bunuh diri demi orang lain atau masyarakat yang lebih luas seperti dalam film Paradise Now (2006).

Yang anomik terjadi ketika munculnya kesenjagan atau ketidaksesuain antara norma sosial dan hukum yang berlaku dalam masyarakat dengan tujuan hidup individu. Sebaliknya, yang fatalistik terjadi ketika aturan-aturan sosial justu tidak memberi ruang bernafas yang cukup bagi keberadaan individu. Mengakhiri hidup, dengan demikian dipilih untuk lepas dari aturan.

Kita belum tahu, ke dalam tipe manakah percobaan M. Nuh bisa digolongkan. Konon, ia hanya mencari kekerenan cara dalam membunuh diri. Yang penting bagi kita adalah pilihan saat ini dalam berwacana. Ketika kita masih bermain-main dengan wacana jihad, mungkin akan masih ada saja ”orang-orang rapuh” yang sedia mengamalkannya secara serampangan.

Pilihan wacana kita mungkin akan menentukan apakah dunia akan lebih tentram atau menjadi neraka jahanam. []

AREMA, Bukan Sekedar Urusan Sepakbola

Penulis: GedePrama

Arema, selama ini dikenal sebagai klub sepak bola yang ber-home base

di kota dingin Malang. Bukan kabar yang mengagetkan jika klub ini

hampir tidak bisa mengikuti kompetisi Liga Indonesia karena tidak

punya dana. Problem dana memang telah mendarah-daging dalam Arema.

Uniknya, klub berlogo singo edan ini selalu dapat mengatasi problem

itu, bahkan mempu berprestasi lumayan bagus.

Sekali menjadi juara kompetisi Galatama, dan dua kali masuk ke babak

perempat final Liga Indonesia yang telah dicatat Arema. Catatan

prestasi ini cukup untuk menempatkan Arema salah satu tim yang

disegani di kancah Liga Indonesia. Namun yang lebih sering menarik

perhatian publik bola nasional dari Arema dalah polah-tingkah

komunitas supporternya yang dikenal dengan sebutan Aremania.

Aremania banyak dipuji sebagai prototipe supporter sepak bola yang

ideal untuk masa depan sepak-bola Indonesia. Mereka mampu

menggabungkan unsur fanatisme terhadap klub kebanggaan dengan

sportivitas terhadap pemain dan suppoter lawan, serta kreativitas

dalam menghidupkan atmosfer pertandingan.

"Nonton sepakbola di Malang, mengingatkan saya akan pertandingan-

pertandingan sepak-bola di Eropa," begitu komentar pelatih asal

Belanda, Henk Wulem yang terkesima oleh kreativitas Aremania.

Pelatih tim Pelita Solo, Danurwindo suatu ketika juga mengakui,

bermain tandang di Malang layaknya bermain di kandang sendiri.

Meskipun penonton di Stadion Gajayana Malang sampai ke tepi

lapangan, mereka tidak menganggu para pemain lawan dan bersikap

sangat ramah. Tim tamu justru sering mendapatkan dukungan penonton

ketika tim tuan rumah bermain mengecewakan. Komunitas supporter

Pasopati Solo mengakui kelahiran mereka banyak terinspirasi oleh

Aremania.

Militansi Aremania tak diragukan. Mereka sanggup bernyanyi dan

menari sepanjang pertandingan untuk mendukung tim kesayangannya.

Mereka tetap memberi dukungan walaupun tim Arema mengalami

kekalahan. Yang lebih diacungi jempol banyak pihak, mereka

menyanyikan lagu "Padamu negeri" di awal dan di penghujung

pertandingan.

Militansi inilah yang membuat banyak pemain asing, khususnya dari

Chili begitu betah tinggal di Malang. Militansi itu yang membuat

para pemain bermain kesetanan dan sanggup mengalahkan tim-tim yang

lebih unggul. Para pemain bahkan begitu loyal terhadap tim, walaupun

mereka tidak digaji setinggi jika mereka bergabung dengan tim lain.

Arema Sebagai Subkultur

Namun, Arema sesungguhnya bukan sekedar sebuah klub sepakbola

berikut komunitas suppoerternya yang sangat fanatik. Lebih dari itu,

adalah sebuah simbol, atau lambang yang menandakan kebanggaan

terhadap identitas sebagai orang asal Malang. Oleh karena itu,

sebutan Arema bukan sekedar melekat pada komunitas sepak bola, namun

juga digunakan oleh komunitas sopir angkutan umum, tukang becak,

komunitas tinju dan lain-lain.

Dalam perspektif historis, identitas Arema juga dapat dilihat

sebagai bentuk resistensi terhadap Arek Surabaya. Bukan rahasia lagi

jika anak-anak muda Malang dan anak-anak muda Surabaya sejak dahulu

bersaing dalam banyak hal. Mereka bersaing untuk menjadi warga yang

paling superior di Jawa Timur. Mereka bersaing untuk menunjukkan

siapakah yang paling layak untuk menyandang predikat "Arek". Arek

Malang menolak anggapan bahwa mereka adalah "warga kelas dua" di

Jawa Timur, di bawah Arek Surabaya yang menghuni kota yang lebih

besar dan metropolis.

Arek Malang selalu berusaha menciptakan jarak dan "pembeda-pembeda"

dengan Arek Surabaya. Untuk itulah mereka berusaha membangun

identitas tersendiri. Mereka ingin menunjukkan bahwa kiprah Arek

Malang tidak kalah dengan Arek Surabaya. Dalam konteks itulah, kadar

permusuhan Arek Malang terhadap Arek Surabaya begitu mengental dan

dalam kasus-kasus tertentu melebihi permusuhan mereka dengan

komunitas yang secara geografis lebih jauh.

Dalam konteks inilah Arema kemudian menjelma mejadi

semacam "subkultur" dengan identitas, simbol dan karakter yang

berbeda dari subkultur Arek -yang secara umum telah identik dengan

Arek Surabaya. Arek Malang membangun reputasinya di antaranya

melalui musik dan olahraga. Sejarah menunjukkan Malang adalah

gudangnya petinju berprestasi seperti : Thomas Americo, Wongso

Suseno, Polo Sugaray, Monod, dan lain-lain. Malang juga melahirkan

pesepak bola kenamaan : Bambang Nurdiansyah, Jamrawi, Singgih

Pitono, Aji Santoso, Kuncoro, Maryanto, Agus Yuwono, Charis Yulianto

dan lain-lain. Beberapa dari mereka bukan asli Malang, namun mereka

besar di Malang dan bangga disebut Arek Malang.

Berkaitan dengan usaha untuk melakukan resistensi itulah kiranya

Aremania menunjukkan trend perilaku yang berbeda dengan supporter

sepak bola Surabaya. Beberapa tahun belakangan ini, citra supporter

sepak bola Surabaya benar-benar menurun. Mereka benar-benar

diidentikkan dengan julukan "supporter bonek" dengan berbagai

perangai buruknya. Uniknya, pada saat yang bersamaan citra Aremania

semakin membaik. Aremania semakin populer sebagai supporter yang

fanatik, namun kreatif dan sportif.

Dengan kata lain, semakin buruk perilaku supporter sepak-bola

Surabaya, maka akan semakin baik tren perilaku Aremania. Namun hal

ini masih perlu pembuktian lebih jauh. Kita lihat saja nanti, apakah

ketika supporter sepak-bola Surabaya menunjukkan gelagat membaik,

Aremania justu menunjukkan trend sebaliknya. Mudah-mudahan yang

terjadi Arema justru semakin lebih baik lagi.

Arema Sebagai Media Katarsis

Di sisi lain, keberadaan Arema dan Aremania juga bermakna sebagai

media katarsis bagi problem-problem sosial yang dihadapi anak-anak

muda Malang. Jika mau jujur, karakteristik anak-anak muda Malang

tidak jauh beda dengan anak-anak muda Surabaya. Mereka menjadi

bagian dari dinamika tradisi kekerasan, premanisme serta gaya hidup

hedonis yang juga berkembang di Malang. Arek Malang dalam sejarahnya

juga mengenal minum-minuman keras, narkoba dan berbagai bentuk aksi

kejahatan. Omong-omong tentang kekerasan, bahkan ada seloroh yang

menyatakan "Tradisi kekerasan di Malang sudah kondang sejak jaman

Ken Arok".

Walaupun tidak ada data statistik yang meyakinkan, penulis yakin

kebiasaan-kebiasan buruk Arek Malang itu menurun signifikan sejak

mereka Arema berdiri tahun 1987 dan berhasil menjadi simbol

kebanggaan baru bagi Arek Malang. Arema dapat menjadi muara (yang

positip) bagi Arek-arek Malang untuk menumpahkan segala kesumpekan

hidup yang mereka alami. Arema dapat menjadi media katarsis bagi

energi-energi terpendan dalam tubuh anak-anak muda di Malang.

Dalam konteks inilah, fanatisme terhadap Arema menghasilkan efek-

efek positip. Fanatisme itu dapat mengurangi kebiasaan nge-drug,

minuman keras, trek-trekan (balapan liar) dan kebiasan-kebiasan

buruk lain yang lazim dilakukan arek-arek Malang. Fanatisme itu

tidak dibiarkan tumbuh liar, melainkan dikelola dengan baik melalui

pembentukan korwil-korwil Arema berikut berbagai kegiatan

positipnya : pengajian, tahlil bersama, arisan, bakti sosial dan

lain-lain.

Memang mustahil untuk memastikan bahwa 40.000 lebih supporter Arema

semuanya sudah berkelakuan baik. Tentu saja ada satu-dua orang yang

masih suka minum-minuman, ngedrug, nyopet ataupun tindakan kejahatan

yang lain. Meskipun demikian, harus diakui Aremania semakin jauh

dari kesan supporter sepak bola yang sangar, anarkhis dan suka

melakukan kekerasan.

Berdasarkan realitas-realitas di atas, terlihat bahwa Arema

sesungguhnya adalah aset yang sangat berharga bagi masyarakat Malang

dan sekitarnya. Eksistensi Arema dan Aremania mampu menghadirkan

sejumlah dampak positip bagi kehidupan sosial masyarakat Malang pada

umumnya.

*) Penulis adalah pengamat sepakbola dan staf peneliti ISAI

    Salah satu Motivator Terlaris di Indonesia